Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Praktisi dan Akademisi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Metro, Tirta Gautama, SH,.MH, menanggapi pernyataan kuasa hukum salah satu anggota DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba) inisial SDM terkait foto syur seorang wanita inisial EL (30) yang sedang bersama, diduga mirip dengan SDM di kamar hotel di Bandarlampung pada (9-10/1/2020) lalu yang dinilai hoax.
Tirta Gautama yang mengaku turut mengikuti perkembangan pemberitaan terkait dugaan foto syur mirip dengan salah satu anggota DPRD Kabupaten Tubaba inisial SDM, mengatakan seharusnya pihak kuasa hukum SDM tidak serta merta menjustis bahwa foto syur dan pemberitaan yang beredar adalah hoax.
\”Jika berita itu memang hoax silahkan dibuktikan tentang kebohongan tersebut, ada prosedur hukum yang bisa ditempuh oleh SDM dan kuasa hukumnya,\” ungkapnya melalui aplikasi pesan singkat kepada wartawan, Jumat (10/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kuasa hukum SDM jangan buru-buru mengambil kesimpulan, bahwa foto syur berita yang beredar luas adalah hoax. Sebab, jajaran insan pers sebelum memberitakan sesuatu sudah melalui proses yang sesuai kaidah kode etik jurnalistik dan UU Pokok Pers Nomor 40 tahun 1999.
\”Para insan pers saya yakin sudah menggali informasi secara benar dan tepat, cek dan ricek dengan pemberitaan yang berimbang dan bukan opini. Apalagi yang diberitakan ini adalah seorang wakil rakyat, tentunya tidak sembarangan,\” tuturnya.
Sebelumnya, Kuasa Hukum salah satu anggota DPRD Tubaba inisial SDM mengaku akan melaporkan tersebarnya foto syur dan dugaan tindakan asusila yang diakui EL (30) ke penegak hukum.
Pengacara SDM, Yosep Arnoli, mengatakan pihaknya selaku kuasa hukum akan mendampingi SDM selaku anggota DPRD Kabupaten Tubaba untuk melaporkan terkait foto syur diduga mirip SDM tersebut setelah cukup bukti.
\”Langkah hukum akan kami pelajari sedetail mungkin, aspek-aspek hukumnya kita pelajari. Mungkin apakah kita akan melapor kepada penegak hukum ataupun penyidik. Tapi kami sebagai kuasa hukum, mewakili SDM kami sangat menyayangkan pemberitaan tersebut, bahwa pemberitaan tersebut tanpa ada keterangan dari SDM,\” kata dia dihadapan belasan wartawan di gedung DPRD Tubaba, Kamis (9/4).
\”Sementara ini bukti yang kami miliki baru data media cetak dan media elektronik tapi belum kami pelajari sedetail mungkin,\” katanya
Menurut Yosep, foto yang beredar tersebut bukanlah foto SDM karena pihaknya tidak melakukan itu. Sebab, pada tanggal yang dimaksud (9-10/1/2020), SDM berada di Bengkulu Utara, Kecamatan Ketahun. Sementara, informasi yang beredar kejadian tersebut berada di Bandarlampung.
\”Untuk kebenaran keabsahan foto itu tentu ada lembaga-lembaga hukum yang bisa menyatakan foto itu valid atau tidak. Tapi, bagi kami, kami tidak pernah melakukan itu,\” paparnya.
Menurutnya, foto yang beredar luas di media sosial tersebut termasuk hoax pemberitaan yang tidak valid tidak benar untuk pihaknya, sehingga pihaknya akan mencari yang bersangkutan.
\”Soal mencari siapa yang menyebarkan foto itu adalah kewenangan penegak hukum tetapi setelah pihaknya menempuh jalur hukum dengan melaporkan yang bersangkutan. Tentunya kami juga terlebih dahulu akan mempelajari sedatail mungkin aspek-aspek hukumnya,\” ulasnya lagi.
Dalam keterangan jumpa persnya, SDM yang didampingi kuasa hukumnya mengatakan menurut gambar yang beredar itu bukanlah gambar SDM.
\”Itu bukan gambar saya, langsung aja saya juga tidak pernah membawa cewej ke hotel mana tidak pernah, Bandarlampung nggak pernah,\” ucapnya.
SDM pun penyatakan pihaknya tidak pernah melakukan perbuatan yang diduga beredar dalam pemberitaan, tidak pernah mengenal wanita dimaksud.
\”Keterangan dari saya, saya tidak pernah melakukan perbuatan seperti itu, dan juga nggak pernah ngenal cewek yang saya bawa itu siapa, saya juga nggak ngerti, jadi saya gak bisa menunjukkan,\” aku SDM.
Terkait tanggal dan bulan kejadian yang beredar dalam pemberitaan (9-10/1/2020), menurut SDM, pada tanggal tersebut pihaknya sedang berada di Bengkulu Utara, Kecamatan Ketahun Desa Air Sebayur.
\”Saya disana Survey tambang Batu Bara,\” tutupnya. (Arie/len)








