Diyakini, Tol Sumatera Akan Buat Kehidupan Melebihi Pulau Jawa

Redaksi

Rabu, 29 Agustus 2018 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerbang Masuk Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung (Foto: Dok. Bina Marga)

Gerbang Masuk Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung (Foto: Dok. Bina Marga)

Lampung Selatan (Netizenku.com): Banyak yang meyakini, kehadiran jalan Tol Trans Sumatera akan bisa membuat kehidupan di Pulau Sumatera melebihi kehidupan di Pulau Jawa, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.

Dengan membuat jalur logistik menjadi jauh lebih efisien dari sebelumnya. Mobilitas barang dan jasa antar pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nantinya bisa lebih berkembang.

Diketahui, jalan Tol Trans Sumatera membentang sepanjang 2.818 kilometer (Km), menghubungkan Bakauheni, Lampung hingga Aceh di utara Sumatera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tol Trans Sumatera dimulai dari kilometer 0 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Titik itu menjadi gerbang masuk Tol Trans Sumatera.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Berdasarkan pantauan dari atas geladak kapal penumpang, titik awal Tol Trans Sumatera sudah dapat terlihat dengan jelas dari atas laut.

Padahal, Kapal Feri yang berlayar dari Pelabuhan Merak ini belum sepenuhnya berlabuh di Bakauheni.

Pemandangan alam yang dilihat dari atas kapal terlihat cukup menawan.

Jalan tol yang masuk bagian Bakauheni-Terbanggi Besar ini berada di antara bukit-bukit hijau yang ada di sekitar Pelabuhan Bakauheni. Sangat indah.

Jalan tol ini juga didesain terintegrasi langsung dengan Pelabuhan Bakauheni.

Dengan begitu, orang-orang yang datang ke Lampung menggunakan kapal laut, ketika turun dan keluar pelabuhan, bisa langsung masuk menyusuri jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

Baca Juga  Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Sementara, letak jalan tol berada tepat di sisi kiri jalan nasional yang ada, hingga kemudian mengular ke sisi kanan jalan nasional.

Selepas keluar dari pelabuhan, masyarakat bisa bebas memilih untuk menggunakan jalan nasional, atau pun jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang berada dekat laut.

Sesuai dengan Rencana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Tol Sumatera merupakan tulang punggung (backbone) pengembangan wilayah di Sumatera, yang terdiri dari enam Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) di Pulau Sumatera.

Wilayah tersebut, yakni Sabang-Banda Aceh-Langsa, Medan-Tebing Tinggi-Dumai-Pekanbaru, Batam-Tanjung Pinang, Sibolga-Padang-Bengkulu, Jambi-Palembang-Pangkal Pinang-Tanjung Pandan dan Merak-Bakauheni-Bandar Lampung-Palembang-Tanjung Api-Api.

Baca Juga  HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Dalam rangka penyelesaian pembangunan Tol Sumatera, Pemerintah telah menugaskan PT Hutama Karya melalui Pepres No.100/2014 dan Perpres No.117/2015 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatera, untuk membangun 24 ruas tol, dimana delapan ruas tol diantaranya ditargetkan rampung pada tahun 2019.

Sementara hingga Juni 2018, Trans Sumatera yang telah diresmikan sudah sepanjang 81,92 km, yakni Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 49,17 km, Tol Medan-Binjai Seksi 2-3 sepanjang 10,6 km, Palembang-Indralaya Seksi 1 (Palembang-Pamulutan) sepanjang 7,75 km, Bakauheni-Terbanggi Besar Sub Seksi 1 (Pelabuhan-Bakauheni) sepanjang 8,9 km, dan Bakauheni-Terbanggi Besar Sub Seksi 5 (Lematang-Kotabaru) sepanjang 5,50 km. (dtc/lan)

Berita Terkait

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik
Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99
Kwarcab Pesawaran Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan ke Kwarda Lampung
Pemprov Lampung Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Triga Lampung Tagih Tanggung Jawab Menteri ATR/BPN soal HGU SGC

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB