Pemerintah Provinsi Lampung melepas 57 anggota kafilah yang akan mewakili Lampung pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Provinsi Jawa Tengah.
Lampung (Netizenku.com): Pelepasan kafilah berlangsung di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (10/9/2026). Kafilah dijadwalkan berangkat menuju Jawa Tengah pada Jumat (11/9/2026) untuk mengikuti rangkaian MTQ Nasional yang berlangsung selama 10 hari, 11–20 September 2026.
Membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Lampung Muhammad Firsada mengatakan keberangkatan kafilah menjadi momentum membanggakan karena para peserta membawa nama Provinsi Lampung pada ajang MTQ tingkat nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalian adalah putra-putri terbaik yang telah melalui proses pembinaan dan seleksi untuk menjadi duta Lampung pada ajang MTQ Nasional ke-31,” ujar Gubernur dalam sambutan tertulisnya.
Gubernur berpesan agar seluruh kafilah tampil penuh semangat, percaya diri, dan pantang menyerah dengan menunjukkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan selama proses pembinaan.
Para peserta juga diminta tidak merasa rendah diri ketika berhadapan dengan peserta dari provinsi lain. Selain mengejar prestasi, kafilah diingatkan untuk tetap menjunjung sportivitas, kejujuran, akhlakul karimah, dan ukhuwah Islamiyah.
Menurut Gubernur, MTQ tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Prestasi bukanlah satu-satunya tujuan. Jadikan MTQ ini sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kecintaan kita terhadap Al-Qur’an,” pesannya.
Untuk menghadapi MTQ Nasional, kafilah Lampung telah menjalani rangkaian persiapan dan pembinaan. Proses tersebut dimulai dari seleksi di Masjid Raya Al-Bakrie, dilanjutkan dengan tiga tahap pemusatan latihan atau training center serta pembinaan secara daring selama 45 hari.
Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Lampung juga menyerahkan tali asih kepada 57 anggota kafilah. Peserta dan pelatih masing-masing menerima tali asih sebesar Rp2 juta.
Selain itu, peserta putra mendapatkan tanda kasih berupa satu dus susu dan seperangkat alat tulis dari Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, dan official yang telah mendampingi kafilah selama proses persiapan. Ia meminta seluruh pendamping terus memberikan dukungan dan motivasi agar peserta dapat mengikuti perlombaan dengan tenang dan percaya diri.
Seluruh anggota kafilah juga diingatkan untuk menjaga kesehatan selama mengikuti rangkaian MTQ di Jawa Tengah.
“Berangkatlah dengan niat yang baik. Jadikan Al-Qur’an sebagai sumber motivasi dan pedoman dalam setiap langkah. Berikan yang terbaik, berjuang dengan sungguh-sungguh, dan jangan takut untuk bermimpi menjadi juara,” ujarnya.
MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memelihara, meningkatkan, dan mengembangkan pengetahuan, pemahaman, serta pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. (*)








