Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bekerja sama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Wiyata Guna Bandung menyalurkan berbagai alat bantu kepada 89 penerima manfaat yang terdiri atas penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), dan anak penyandang disabilitas.
Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup kelompok Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Penyaluran bantuan dipusatkan di Balai Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, pada Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pendataan, verifikasi, dan identifikasi yang dilakukan Dinsos Tubaba bersama Sentra Wiyata Guna Bandung serta aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Sosial.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Tubaba, Sri Sayekti, mewakili Kepala Dinas Sosial Nurcholis Majid, mengatakan bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima, meliputi kursi roda, kursi roda cerebral palsy (CP), alat bantu dengar, alat bantu berjalan, dan tongkat.
Menurut Sri, bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas penerima manfaat sehingga mereka dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri, sekaligus mengurangi beban keluarga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sentra Wiyata Guna Bandung yang dalam kegiatan ini diwakili oleh Ibu Mira Wuryantari atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik, sehingga penyaluran bantuan dapat berjalan lancar,” ujar Sri, Jumat (10/7/2026).
Ia berharap sinergi antara Dinas Sosial Tubaba dan Sentra Wiyata Guna Bandung terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat menerima bantuan serupa.
Sri juga menyampaikan pesan Kepala Dinas Sosial Tubaba, Nurcholis Majid, kepada seluruh penerima manfaat agar alat bantu yang diterima dirawat dan dimanfaatkan dengan baik sesuai fungsinya.
“Pak Kadis Nurcholis Majid juga berpesan kepada seluruh penerima manfaat agar alat bantu yang diterima dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai dengan fungsinya,” katanya.
Ia menjelaskan, seluruh penerima bantuan telah melalui proses pendataan, verifikasi, dan identifikasi terhadap usulan yang masuk ke Dinas Sosial. Berdasarkan hasil tersebut, ditetapkan penerima dari kelompok Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang membutuhkan alat bantu untuk menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, Dinas Sosial Tubaba berharap penyandang disabilitas, lanjut usia, dan anak penyandang disabilitas dapat hidup lebih mandiri serta memiliki kualitas hidup yang semakin baik.(*)








