Massa AMAL MBG Gelar Aksi di Tugu Adipura, Desak Program MBG Tetap Dilanjutkan

Tauriq Attala Gibran

Senin, 22 Juni 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan massa yang tergabung dalam aliansi Masyarakat Lampung Dukung MBG (AMAL MBG) memadati kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, pada Senin (22/6/2026). Mereka turun ke jalan dengan satu tuntutan utama, meminta Pemerintah untuk terus melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lampung (Netizenku.com): Massa menilai program nasional ini membawa dampak yang sangat besar bagi kesejahteraan warga.

“Kita datang ke sini ingin menyuarakan agar MBG dilanjutkan. Kita tidak mau program ini diberhentikan karena sangat membantu kehidupan banyak masyarakat,” ujar orator aksi di tengah kerumunan massa.

Baca Juga  Yozi Rizal Soroti Lemahnya Perhatian Pemprov Lampung terhadap Dunia Sastra

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut para demonstran, program MBG terbukti nyata dalam memperbaiki kualitas hidup generasi muda. Sejak program ini berjalan, kebutuhan gizi anak-anak sekolah, mulai dari tingkat SMP hingga SMA, menjadi lebih terjamin.

Warga khawatir jika program ini dihentikan, target Indonesia untuk menekan angka stunting dan mencetak generasi emas akan terhambat.

Baca Juga  Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota

Tak hanya soal gizi, sektor ekonomi mikro juga dipertaruhkan. Berhentinya program MBG dikhawatirkan akan memicu gelombang pengangguran baru. Banyak pelaku UMKM dan usaha mikro kecil yang selama ini menjadi penyedia lokal program tersebut terancam gulung tikar.

Selain menyuarakan keberlanjutan program, AMAL MBG juga menyoroti isu hukum yang sedang berembus. Mereka meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap oknum yang memanfaatkan program ini demi keuntungan pribadi.

Baca Juga  Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Massa mendesak Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan kasus korupsi BGN (Badan Gizi Nasional). Mereka menegaskan bahwa sistemnya yang harus dibersihkan, bukan programnya yang dikorbankan.

“Jangan MBG-nya yang ditutup, tetapi korupsinya yang diberantas. Tolong jangan tutup MBG, Pak Presiden. Penjarakan koruptornya, tindas korupsinya!” Pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur
Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur
Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB