Inovasi RMDku, Cara Lampung Dongkrak Akurasi IPM

Tauriq Attala Gibran

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akurasi data pendidikan menjadi kunci utama dalam mengukur kesuksesan pembangunan daerah. Sayangnya, banyak warga di Lampung yang belum memperbarui status pendidikan terakhir pada Kartu Keluarga (KK). Hal ini berdampak langsung pada penghitungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Lampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengungkapkan bahwa banyak lulusan SMA/SMK yang secara administratif masih tercatat sebagai lulusan SMP atau SD.

“Kondisi ini memengaruhi indikator rata-rata lama sekolah. Akibatnya, data pembangunan kita tidak terbaca secara akurat,” jelas Thomas, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga  Lampung Siapkan Lahan 7 Hektare di Kota Baru demi Bangun Balai Diklat Industri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan inovasi RMDku (Rampung Pendidikan Mendapatkan Dokumen Kependudukan). Aplikasi ini bertujuan mengintegrasikan data kelulusan siswa dengan dokumen kependudukan secara otomatis.

Melalui sistem ini, sekolah akan menghimpun data lulusan SMA, SMK, dan SLB. Data tersebut kemudian diteruskan ke instansi terkait untuk dimutakhirkan. Hasilnya, status pendidikan pada KK siswa akan langsung berubah sesuai capaian terakhir mereka.

Baca Juga  Perbaikan Jalan Patimura–Soekarno Hatta Metro Segera Dimulai

Langkah strategis ini diharapkan mempermudah sinkronisasi dengan data Badan Pusat Statistik (BPS). Selain itu, pemerintah juga mempercepat perekaman KTP Elektronik bagi pelajar dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Tak hanya fokus pada data, Pemprov Lampung juga masif memperluas akses pendidikan. Rencana pembangunan sekolah baru kini menyasar wilayah, Lampung Barat, Pesisir Barat, Tulang Bawang, serta Lampung Timur.

Baca Juga  Almira Nabila Fauzi Sidak Proyek Koperasi di Pringsewu

Selain menambah ruang kelas, pemerintah berkomitmen meningkatkan kapasitas guru. Salah satu kebijakan yang paling dinanti masyarakat adalah penghapusan uang komite. Langkah ini diambil agar akses pendidikan menjadi lebih terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berkomitmen membuka akses seluas-luasnya sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan di Lampung,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Jalan Mulus hingga Perbatasan, Gubernur Lampung Resmikan Groundbreaking Ruas Brabasan-Wiralaga
Kasus HIV di Lampung Meningkat, DPRD Lampung Desak Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pencegahan
Sekber Konstituen Dewan Pers Segera Gelar Sarasehan “Lampung Mau Dibawa Ke Mana?”
Pupuk Subsidi Mandek di Lampung Tengah, Miswan Rody Endus Permainan Kotor Oknum
Almira Nabila Fauzi Sidak Proyek Koperasi di Pringsewu
Wamenkop Tinjau Tes Manajer KDKMP di Lampung
Pemprov Lampung Canangkan Zona Integritas di BKD
Pemprov Lampung Jajaki Kerja Sama Bioteknologi, Siapkan Beasiswa SDM Unggul

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:56 WIB

Egi Pratama Lepas 286 Jemaah Haji Lampung Selatan

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gelar Salat Gaib untuk Korban Tabrakan Kereta Bekasi

Kamis, 30 April 2026 - 12:18 WIB

413 Jemaah Haji Lampung Selatan Siap Berangkat 5 Mei 2026

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 April 2026 - 10:57 WIB

Rakor Mingguan, Pemkab Lamsel Perkuat Sinergi Program

Rabu, 29 April 2026 - 10:51 WIB

Bupati Lamsel Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan

Rabu, 29 April 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Lampung Selatan Matangkan Penerapan LLTT

Rabu, 29 April 2026 - 01:12 WIB

13 “Wanita Helau” Warnai Peringatan Hari Kartini di Lamsel

Berita Terbaru

Lampung

Inovasi RMDku, Cara Lampung Dongkrak Akurasi IPM

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:44 WIB

KPK dan KSP perketat pengawasan MBG.(ilustrasi: Netizenku)

Hukum

KPK Temui KSP, Ancang-ancang Bersih-bersih MBG?

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:46 WIB