Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, meninjau langsung proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kawasan Kota Baru, Jumat (24/4/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan proyek raksasa tersebut berjalan presisi, berkualitas, dan tetap mengutamakan keselamatan kerja.
Lampung (Netizenku.com): Meskipun secara teknis berada di bawah kendali Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Lampung tetap melakukan pengawasan ketat di lapangan.
Jihan menyampaikan, berdasarkan pantauan di lokasi, pembangunan sekolah di atas lahan seluas 9,5 hektare ini menunjukkan tren positif. Saat ini, capaian pekerjaan telah menyentuh angka 36,13 persen, sedikit melampaui target rencana awal sebesar 35,88 persen.
“Alhamdulillah, progres berjalan on the track. Kendala teknis yang sempat muncul sebelumnya sudah teratasi dengan baik,” ujar Jihan.
Jihan juga memberikan apresiasi kepada kontraktor dan pengawas atas kinerja mereka. Namun, ia memberikan catatan tegas:
Ia menginstruksikan agar setiap tahapan pembangunan wajib mengacu pada Detail Engineering Design (DED) dan spesifikasi teknis dalam kontrak.
“Tidak ada kompromi untuk kualitas. Fasilitas ini akan digunakan anak-anak didik kita. Aspek keamanan dan kenyamanan adalah prioritas utama,” tegasnya.
Jihan menilai selain fisik bangunan, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi sorotan utama. Wagub Jihan mengingatkan bahwa nyawa pekerja adalah tanggung jawab bersama.
“Saya titip keselamatan kerja tetap dijaga. Siapa pun yang bekerja di tanah Lampung, keselamatannya adalah prioritas kita,” tambahnya.
Untuk mengejar target rampung pada 20 Juni 2026 lebih cepat dua bulan dari rencana awal pihak kontraktor kini menerapkan sistem kerja tiga shift.
Sekolah Rakyat ini dirancang menjadi kawasan pendidikan modern yang komprehensif. Sejumlah fasilitas yang sedang dikebut meliputi:
-
Gedung sekolah dan asrama putra/putri (SD & SMP).
-
Gedung serbaguna dan masjid.
-
Lapangan sepak bola.
-
Akses jalan kawasan dengan konsep lanskap ramah lingkungan.
Jihan berharap proyek strategis nasional ini bisa segera diresmikan sesuai jadwal.
“Harapan kami, Juni nanti sudah bisa launching. Anak-anak bisa segera belajar di fasilitas yang baru dan representatif,” pungkasnya. (*)








