Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan, Target Tuntas Sebelum Lebaran

Tauriq Attala Gibran

Senin, 23 Februari 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat penanganan kerusakan jalan melalui program pemeliharaan ruas jalan provinsi guna memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar, terutama selama Ramadan hingga arus mudik Lebaran.

Lampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara langsung meninjau penanganan reaksi cepat pemeliharaan jalan di Ruas Jalan Pattimura, Kota Metro, serta Ruas Metro–Kota Gajah, Senin (23/2/2026).

Peninjauan ini merupakan bagian dari langkah percepatan yang dilakukan Pemprov Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK). Seluruh ruas jalan provinsi yang masuk dalam daftar pemeliharaan ditargetkan selesai ditangani sebelum Lebaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Ruas Jalan Pattimura, Mirzani memastikan perbaikan berupa penutupan lubang dan perataan badan jalan dilakukan secara cepat dan sesuai standar teknis. Ia menegaskan kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas agar masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman.

Baca Juga  Jihan Nurlela Ajak Peserta PKN II Sumsel Gali Inovasi di Lampung

Menurutnya, kerusakan jalan tidak hanya disebabkan beban kendaraan, tetapi juga karena sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Aliran air yang tersumbat hingga meluap ke badan jalan menjadi salah satu penyebab utama kerusakan.

“Drainase harus dipastikan bersih dan berfungsi dengan baik agar air tidak menggenang dan merusak badan jalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemeliharaan ini merupakan langkah sementara agar jalan tetap layak dilalui masyarakat menjelang Lebaran.

Seusai Lebaran, Ruas Jalan Pattimura sepanjang 1 kilometer direncanakan dibangun menggunakan metode rigid beton dengan anggaran sekitar Rp10 miliar.

Sementara itu, di Ruas Metro–Kota Gajah, Gubernur meninjau pengerukan saluran air di bahu jalan untuk memastikan aliran tetap lancar dan mencegah genangan yang berpotensi mempercepat kerusakan. Di ruas tersebut juga dilakukan penutupan lubang dan perataan badan jalan.

Baca Juga  Disnaker Lampung Gelar Pelatihan Vokasi di 33 Titik, Siap Cetak Tenaga Kerja Produktif

Selain kedua ruas tersebut, Gubernur juga meninjau Ruas Bandar Jaya–Simpang Mandala di Lampung Tengah, yang pada 2025 telah dibangun menggunakan metode rigid beton.

Penanganan terpadu turut dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di sejumlah ruas strategis lainnya, antara lain Ruas Kali Rejo–Bangun Rejo, Ruas Kotabumi–Bandar Abung, serta Ruas Daya Murni–Gunung Batin.

Pemprov Lampung juga menyiapkan program pembangunan infrastruktur pada 62 ruas jalan provinsi yang akan dilaksanakan setelah Lebaran. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur secara berkelanjutan, mendukung distribusi barang dan jasa, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Lampung.

Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menegaskan bahwa penanganan saat ini bersifat pemeliharaan rutin dan darurat dengan fokus pada perbaikan titik-titik kerusakan.

Baca Juga  DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

“Untuk kepentingan mudik, jalan provinsi harus aman dan nyaman dilalui. Ruas yang masuk pemeliharaan kami tangani sebelum Lebaran, supaya tidak ada lubang yang membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan pemeliharaan berbeda dengan program pembangunan 62 ruas jalan tahun 2026. Pemeliharaan dilakukan untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, sementara pembangunan 2026 tetap mengikuti tahapan pengadaan dan dilaksanakan setelah proses tender selesai pasca Lebaran.

“Pemeliharaan menjelang Lebaran tetap berjalan, sedangkan pembangunan 2026 sesuai aturan dan jadwal setelah tender. Ini dua proses yang berbeda dan tidak saling tumpang tindih,” tegasnya.

Melalui langkah ini, Pemprov Lampung menegaskan komitmennya menjaga kemantapan dan kelayakan infrastruktur jalan agar tetap berfungsi optimal, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman selama Ramadan dan arus mudik Lebaran. (*)

Berita Terkait

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Senin, 6 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:00 WIB

DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terbaru

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB