Jaga Stabilitas Harga, Disdag Kembali Gelar Penetrasi Pasar

Redaksi

Kamis, 7 Juni 2018 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Untuk mengendalikan stabilitas harga dipasaran, satgas pangan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung kembali menggelar penetrasi pasar berlokasi di Tamin, Kamis (7/6).

Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama dengan PT Indoguna Utama dan Pinsar Petelur Nasional (PPN), BI, Polda dan Japfa. Setidaknya terdapat tiga lokasi penetrasi pasar yaitu, di Pasar Tugu, Pasar Tamin dan Pasar Komindo (Metro).

Menurut Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Lampung, Ofrial, kegiatan Penetrasi Pasar ini dilakukan agar harga kebutuhan pokok stabil. Adapun yang dijual dalam penetrasi pasar ini adalah daging sapi austalia beku impor, daging ayam, dan telur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penetrasi tahap Ke-2 ini untuk masing-masing titik disediakan 200 kg daging ayam, 200 kg daging sapi, dan satu ton telur. Dan untuk di Pasar Komindo (Metro) 400 kg. Adapun harganya yakni, daging sapi beku Rp 80 ribu per kilo, daging ayam Rp 31.500 per kilo, dan telur ayam Rp 21 ribu per kilo.

“Kecuali di Metro, daging ayam diminta 250 kg, yang lain sama. Kesempatan ini lebih murah karena bukan dari pedagang, tapi langsung dari pengusahanya,” jelas Ofrial.

Lebih lanjut Ofrial mengatakan, kedepan pihaknya akan kembali menjual daging di depan kantor Dinas perdagangan, Selanjutnya pada Jum’at (7/6) mendatang di Jl. Cut Mutia No.23 B, Gulak Galik, Teluk Betung Utara, Bandarlampung. (Aby)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB