Gubernur Mirza: KNPI Harus Jadi Motor UMKM Desa

Suryani

Jumat, 4 Juli 2025 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung pada sesi diskusi Rapimpurnas KNPI 2025 di Kalimantan Tengah, Jumat (4/7/2025). Foto: Ist.

Gubernur Lampung pada sesi diskusi Rapimpurnas KNPI 2025 di Kalimantan Tengah, Jumat (4/7/2025). Foto: Ist.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mendorong pemuda, khususnya yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan desa dan pemberdayaan UMKM.

Palangka Raya (Netizenku.com): Seruan ini disampaikan saat dirinya menjadi pembicara pada sesi diskusi Rapat Pimpinan Paripurna Nasional (Rapimpurnas) KNPI 2025 di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (4/7/2025).

“Saya juga dulu aktif di OKP, dua periode sebagai Wakil Ketua KNPI Provinsi Lampung. Saya turun langsung ke daerah dan ke OKP-OKP. Jadi saya paham, anak muda ini sedang mencari kesempatan, peluang, dan lompatan,” ujar Gubernur Mirza membuka paparannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan arah pembangunan nasional saat ini telah berubah dari pendekatan top-down menjadi bottom-up. Menurutnya, pemuda harus peka membaca peluang di tengah perubahan arah kebijakan yang kini lebih berpihak pada desa dan akar rumput.

Baca Juga  Sekda Tubaba Tekankan Optimalisasi dan Digitalisasi Retribusi untuk Perkuat PAD 2027

“Kalau hanya mengandalkan kekuasaan, paling hanya satu dua orang yang jadi menteri. Tapi sekarang, Pak Prabowo mengubah arah itu. Dulu uang mengalir dari atas, sekarang dari bawah dulu,” tegasnya.

Sebagai contoh, Mirza menyoroti kebijakan harga gabah dan transformasi pertanian di tingkat desa yang menghasilkan perputaran ekonomi triliunan rupiah.

“Harga gabah sekarang Rp6.500. Itu hampir enam triliun rupiah perputaran uang dari bawah. Petani sekarang pakai teknologi, dryer, smart farming, dan itu tidak bisa dipelajari sendiri. Di sinilah ruang anak muda. KNPI harus terlibat dan berkolaborasi,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menyesuaikan digitalisasi UMKM dengan kondisi demografis. Di Lampung, sekira 70 persen dari 940 ribu pelaku UMKM berusia di atas 45 tahun.

“Banyak ibu-ibu di desa yang punya waktu dan kemauan untuk belajar. Tapi pelatihannya harus disesuaikan. Anak muda bisa ambil peran di sini,” tambahnya.

Baca Juga  Sekolah Ruang Strategis Literasi Keuangan, Dari Uang Saku untuk Masa Depan

Lebih lanjut, Gubernur Mirza berharap KNPI tidak sekadar menjadi alat politik, melainkan menjadi wadah yang mendorong potensi lokal dan kolaborasi lintas sektor.

“Di politik, perputarannya hanya 6 persen. Sekarang yang penting itu kolaborasi,” tandasnya.

Ketua Umum KNPI: Arahkan Bonus Demografi ke UMKM dan Inovasi

Ketua Umum DPP KNPI, Ryano Panjaitan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya adaptasi pemuda terhadap perubahan zaman dan keterlibatan di sektor strategis pembangunan nasional.

“Bonus demografi tidak akan berguna tanpa arah. Pemberdayaan pemuda harus diarahkan ke sektor konkret: UMKM, teknologi, dan inovasi,” ujarnya.

Ia menegaskan KNPI harus menjadi akselerator peningkatan kapasitas pemuda, bukan sekadar tempat berhimpun.

“Kita ingin siapa pun yang masuk KNPI, kehidupannya menjadi lebih baik,” tegas Ryano.

Gubernur Kalteng: Pemuda Butuh Mindset dan Karakter Kuat

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menekankan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, pemuda tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual.

Baca Juga  Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla

“Pemuda harus menjadi agen perubahan dengan mindset yang benar, sikap yang baik, dan karakter yang kuat agar mampu bersaing di era disrupsi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan komitmen Kalimantan Tengah sebagai tuan rumah yang mendukung gagasan besar pemuda Indonesia melalui forum-forum strategis seperti Rapimpurnas.

Lebih dari 200 Peserta Hadiri Rapimpurnas KNPI 2025

Rapimpurnas KNPI 2025 yang mengusung tema Transformasi Pemuda untuk Indonesia Emas 2045 diikuti oleh lebih dari 200 peserta dari seluruh DPD KNPI se-Indonesia.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam acara ini, antara lain:

  • Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Dhirakaya Joyohadikusumo.
  • Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Fauzan.
  • Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu. (*)

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Kamis, 24 September 2026 - 18:58 WIB

Ekonomi Pringsewu Tumbuh 5,44 Persen, Lampaui Provinsi Lampung dan Nasional

Selasa, 22 September 2026 - 19:14 WIB

Sopir di Pringsewu Gelapkan Uang Setoran Penjualan Ayam Rp50,4 Juta

Senin, 21 September 2026 - 16:57 WIB

Motor Teman Wanita Dibawa Kabur, Pemuda di Pringsewu Ditangkap Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 19:00 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 384 Warga Fajarmulia

Kamis, 17 September 2026 - 19:15 WIB

Bupati Riyanto Dorong Mocaf hingga Kambing Domba Jadi Penggerak UMKM Pringsewu

Kamis, 17 September 2026 - 18:58 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Harhubnas 2026

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Rabu, 30 Sep 2026 - 20:05 WIB