LSM GMBI Bantah Bekingi Tambang Pasir Sukorahayu

Redaksi

Senin, 28 Mei 2018 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com): Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Lamtim menyambangi Polres Lampung Timur dalam rangka koordinasi terkait adanya informasi yang berkembang di masyarakat, bahwa LSM BMGI disebut-sebut bekingi aktifitas tambang pasir di Desa Sukorahayu, kecamatan Labuhan Maringgai, kabupaten Lampung Timur, Senin (28/5).

Ketua LSM GMBI Lampung Timur, Burhanudin, menjelaskan bahwa kedatangannya ke Polres Lamtim untuk kordinasi sekaligus klarifikasi bahwa informasi yang beredar di masyarakat itu tidak benar.

\”Maka pada kesempatan ini, kami datang untuk menjelaskan bahwa kami tidak membekingi aktifitas tersebut, hanya saja ada pekerja atau pemilik lahan di desa tersebut tergabung dalam LSM GMBI lamtim,\” ungkap Burhanudin usai bertemu Kapolres Lamtim di ruang kerjanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya juga menjelaskan kepada Kapolres bahwa aktifitas yang disebut penambangan itu tidak lain merupakan tahapan untuk membuat kolam ikan, dan saat ini sedang dalam proses pengerjaan yang sedang dilakukan bersama warga.

\”Memang bekas galian pasir dari kolam ikan tersebut dimanfaatkan warga guna menghidupi keluarga, yang sekaligus menunggu kadar ke asam air kolam turun. Kalau seandainya aktifitas itu memang melanggar, maka bagaimana caranya agar mereka dapat memanfaatkan tanah mereka untuk dibuat kolam. Oleh karena itu, maka kami datang ke Polres Lamtim untuk melakuian kordinasi agar dapat mencarikan solusi, sehingga masyarakat dapat mendapatkan penghasilan untuk kelangsungan hidup mereka,\” jelasnya.

Sementara, Kapolres Lampung Timur, AKBP Taufan Dirgantoro mengatakan, jika aktifitas penambangan pasir yang ramai dibicarakan beberapa waktu lalu itu memang sudah ditinjau ke lokasi. \”Kami telah meninjau ke lokasi, dan hasilnya memang benar ada bekas tambang pasir yang sudah berbentuk kolam. Namun di lokasi, kami belum temukan ada kolam yang telah berisi ikan dan udang seperti yang disebutkan warga,\” jelasnya.

Menurutnya, untuk sementara ini pihaknya sedang mendalami sekaligus mencarikan solusi agar warga dapat mengelola kolam tersebut. \”Untuk lebih jelasnya, kita akan secepatnya kordinasi dengan pihak pemda atau dengan pihak terkait untuk membahas hal tersebut,\” ucapnya. (Nainggolan)

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:21 WIB

Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda Perkuat Akses Desa Sukaraja

Senin, 30 Maret 2026 - 20:06 WIB

Bupati Pesawaran Sampaikan LKPJ 2025

Senin, 30 Maret 2026 - 18:43 WIB

Halal Bihalal Pemkab Pesawaran, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:22 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Destinasi Wisata Lokal Saat Libur Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:18 WIB

Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:07 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB