Firsada: HSN Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan

Leni Marlina

Selasa, 22 Oktober 2024 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Penjabat Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) M Firsada, memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional 2024, yang berlangsung di Lapangan Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten setempat, Selasa (22/10/2024).

Dalam sambutan Menteri Agama RI yang dibacakan Pj Bupati Tubaba Firsada, menyampaikan pada peringatan Hari Santri Tahun 2024 ini Kementerian Agama mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan”.

“Tema Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan adalah sebuah penegasan bahwa santri masa kini memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan para pendahulu, yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa,” ujar Firsada membacakan sambutan Menteri Agama RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyambung juang, kata dia, bukan hanya berarti mengenang, tetapi juga beraksi dengan semangat yang sama dalam menghadapi tantangan zaman modern.

Menurut Firsada, jika para pendahulu berjuang melawan penjajah dengan angkat senjata, maka santri saat ini berjuang melawan kebodohan dan kemunduran dengan angkat pena. Jika para pendahulu telah mewariskan nilai-nilai luhur untuk bangsa, maka santri masa kini bertanggung jawab untuk tidak sekadar menjaganya, melainkan juga berkontribusi dalam membangun masa depan masyarakat yang lebih baik.

Baca Juga  Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas

“Masa depan Indonesia ada di pundak kalian. Maka saya berharap Hari Santri tahun 2024 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita semua, khususnya para santri dalam merengkuh masa depan dan mewujudkan cita-cita bangsa,” harapnya.

Firsada juga mengatakan bahwa santri harus percaya diri karena santri bisa menjadi apapun. Dia menyebutkan “Santri bisa menjadi presiden, dan kita punya presiden yang berlatar belakang santri, yaitu KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Santri juga bisa menjadi wakil presiden, dan kita punya wakil presiden berlatar belakang santri, yaitu KH. Maruf Amin.

Baca Juga  Kwarcab Tubaba Bekali 41 Peserta Satgas Pramuka Peduli, Siapkan Relawan Muda Tangguh

“Banyak menteri yang berlatar belakang santri. Banyak pengusaha berlatar belakang santri. Banyak birokrat berlatar belakang santri. Sekali lagi santri bisa menjadi apa saja. Asalkan terus berjuang, terus berusaha, dan tidak menyerah. Semua pasti bisa diraih. Seperti pepatah yang diajarkan di pesantren, man jadda wajada, barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil,” sebutnya.

Pada moment itu, Firsada berpesan kepada para santri agar dapat merengkuh masa depan dengan semangat dan ketekunan. Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Teruslah berinovasi dan berkontribusi untuk meraih kegemilangan masa depan Indonesia.

Firsada juga menyampaikan sangat bangga dengan keberadaan pesantren dan santri di daerahnya. Sebab, dari pesantren telah banyak melahirkan generasi cerdas, berbudi pekerti, dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, dirinya mengajak semua pihak untuk mendukung pengembangan pesantren dan memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan karakter santri.

Baca Juga  Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

“Saya berharap, santri di Kabupaten Tubaba tidak hanya fokus pada studi agama tetapi juga memperluas wawasan dengan berbagai ilmu pengetahuan agar bisa menjadi individu yang mandiri dan berkualitas. Mari kita jadikan santri sebagai ujung tombak dalam menjawab tantangan zaman, menerapkan ilmu, dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” tambah Firsada.

Dia pun mengajak para santri dan santriwati untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial. Keterlibatan sosial santri sangat penting untuk memberikan dampak positif dan menunjukkan bahwa santri adalah bagian integral dari masyarakat.

“Mari kita tingkatkan rasa kebersamaan dan semangat solidaritas dalam membangun Kabupaten Tubaba yang kita cintai. Mari kita semua berkomitmen untuk memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah dan kebhinekaan kita,” tutupnya. (Arie)

Berita Terkait

Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran Pelaksanaan Putusan MA Terkait SDN Pagar Dewa
PWI Tubaba Tegaskan Dukungan Penuh untuk Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan
Disnak Keswan Tubaba Awasi 7 SPPG, Pastikan Bahan Pangan MBG Aman dan Berkualitas
Sekda Tubaba Pimpin Evkin ASN, Peringkat OPD Bakal Diumumkan Tiap Semester
Kwarcab Tubaba Bekali 41 Peserta Satgas Pramuka Peduli, Siapkan Relawan Muda Tangguh
Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sahkan Empat Perda, Atur Aset hingga Pesantren

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Polisi Gerebek Enam Lokasi di Margakaya Pringsewu, Dua Pria Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Lantik Delapan Pejabat, Bupati Pringsewu Ingatkan Pentingnya Kerja Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Bupati Riyanto Ajak Sekolah Cegah Perundungan dan Kekerasan terhadap Anak

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:52 WIB

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Berita Terbaru