Kembali Terusik, Warga BNS Diduga Jadi Korban Serangan Harimau

Leni Marlina

Minggu, 22 September 2024 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

Liwa (Netizenku.com): Ketenangan warga Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS) dari ancaman binatang buas berupa Harimau Sumatera hanya bertahan beberapa bulan saja. Karena, Sabtu (20/9/2024), salah satu warga setempat menjadi korban diduga akibat serangan hewan dilindungi tersebut.

Sabtu 22 September, korban Karim Yulianto (45) warga Pekon Sukamarga Suoh, ditemukan di kebun miliknya yang hanya berjarak sekitar 4 kilometer dari rumahnya, sudah tidak bernyawa dengan kondisi mengalami luka-luka akibat dugaan serangan binatang buas Harimau Sumatera.

Dalam laporannya, Pusdalops PB BPBD Lampung Barat, Karim, sehari-harinya bertani, dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah tidak kembali ke rumah pada waktu biasanya, sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca Juga  PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban biasanya berangkat ke kebun pagi dan pulang sore sekitar Pukul 16.00 WIB, karena sampai waktu biasanya tidak pulang, keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian, dan baru ditemukan Pukul 21.00 WIB dalam kondisi tidak bernyawa, dengan bekas luka-luka yang diduga akibat serangan harimau.

Baca Juga  Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Atas kejadian musibah tersebut, Penjabat Bupati Lampung Barat, Nukman MS, menyampaikan belasungkawa dan mendoakan korban serta keluarga yang ditinggalkan.

“Saya turut berdukacita, semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan, harapan kita semoga kejadian tersebut yang terakhir,” harap Nukman.

Dia juga meminta masyarakat setempat untuk tetap waspada, dengan tidak melakukan aktivitas di luar rumah atau ke kebun sendiri, menjauhi tempat-tempat rawan yang diduga lokasi bermukim binatang buas.

Baca Juga  Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

“Aktivitas di kebun sebaiknya dilakukan secara berkelompok, serta jangan melakukan tindakan yang berbahaya, seperti mengancam keberadaan binatang buas dengan menembak atau menjerat, lebih baik apabila ada yang mencurigakan segera laporkan kepada yang berwajib,” kata dia.

Seperti diketahui, sebelumnya pada bulan Februari, keganasan harimau juga telah mengakibatkan dua warga Suoh dan BNS meninggal dunia dan satu korban luka berat, dan satu ekor harimau Sumatera telah berhasil dijerat dan dievakuasi ke Bengkulu. (Iwan)

Berita Terkait

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet
Lampung Barat Banget: ASN Jadi ATM? TPP Dipotong, Iuran Koperasi Mau Dilipatgandakan
PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Mukhlis Basri, Dapat Penugasan Baru Sebagai Ketua Ranting

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 07:23 WIB

Bupati Pringsewu Lantik Puluhan Pejabat Administrator dan Pengawas

Jumat, 3 April 2026 - 07:21 WIB

17 Tahun Kabupaten Pringsewu, Progres Pembangunan Semakin Positif

Rabu, 1 April 2026 - 17:28 WIB

300 Industri Genteng Terancam Tutup, Kapolres Pringsewu Ambil Diskresi Bantu Pengrajin

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:29 WIB

Usai Mudik Lebaran, Warga Mulai Ambil Kendaraan Titipan di Polres Pringsewu

Senin, 30 Maret 2026 - 18:39 WIB

Apel dan Halal Bihalal 2026, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:14 WIB

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:02 WIB

PSI Pringsewu Bagikan Takjil dan Kunjungi Ponpes

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:45 WIB

Rahayu Sri Astutik Riyanto Dikukuhkan Jadi Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB