Aktivis Perempuan Aisyiyah Diskusi Kekeresan di Ruang Publik

Leni Marlina

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah (Netizenku.com): Dalam rangka Milad Aisyiyah ke-107, Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Kalirejo menyelenggarakan Diskusi Terbuka dengan tema “Membangun Perlindungan dan Pencegahan Kekerasan dalam Lingkup Keluarga dan Pendidikan”.

Salah satu narasumber, Jeni Rahmawati, menyampaikan tentang bahaya Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik (KSBE) atau kekerasan di ruang publik. Ia menjelaskan bahwa cyberbullying merupakan kasus yang sering terjadi di lingkungan pendidikan bahkan keluarga. Hal ini dapat berdampak pada kesehatan mental bahkan fisik korban.

Jeni juga mengajak para ibu di Kalirejo untuk dapat menjaga tumbuh kembang anak supaya tidak mengalami kekerasan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ibu-ibu harus mengetahui tanda-tanda anak yang mengalami kekerasan, seperti perubahan perilaku, menjadi pendiam, atau mudah marah,” ujar Jeni.

Diskusi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kekerasan dan bagaimana mencegahnya.

“Kita harus bersama-sama membangun lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan, khususnya bagi anak-anak,” kata Ketua PRA Kalirejo, Zulyana Masamba.

Kekerasan adalah masalah yang serius dan dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik korban. Kita harus bersama-sama membangun lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan, khususnya bagi anak-anak.

Diskusi terbuka ini merupakan salah satu upaya PRA Kalirejo untuk mewujudkan masyarakat yang bebas dari kekerasan. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat lebih sadar dan peduli terhadap isu kekerasan dan bersama-sama membangun lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.

Diskusi ini juga membahas tentang berbagai bentuk kekerasan lainnya, seperti kekerasan fisik, kekerasan verbal, dan kekerasan emosional. Para narasumber memberikan tips kepada para ibu tentang bagaimana cara mengatasi kekerasan dan bagaimana melindungi anak-anak dari kekerasan.

Selain itu, diskusi ini juga memberikan informasi tentang lembaga-lembaga yang dapat membantu korban kekerasan. Para ibu didorong untuk melaporkan kasus kekerasan kepada pihak yang berwajib.

Diskusi ini mendapat sambutan yang positif dari para peserta yang antusias mengikuti diskusi, dan banyak yang bertanya kepada narasumber.

PRA Kalirejo berharap dapat menyelenggarakan kegiatan serupa di masa depan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang bahaya kekerasan. (Rls/Len)

Berita Terkait

Pengembangan OTT, KPK Bakal Periksa Kepala Satker Lain di Lamteng
Reses Hari Terakhir, Munir Salurkan PIP di Rumbia dan Kota Gajah
Reses Hari ke-5, Munir Abdul Haris Tegaskan Komitmen Bangun Desa
Hari Kedua Reses, Munir Bantu Siswa Kurang Mampu di Lamteng
Munir Serap Aspirasi Warga Anak Tuha
Surajaya Minta Generasi Penerus Bangsa Wajib Jaga Pancasila
Pemprov Lampung Luncurkan Program MBG di Lamteng: Dorong Peningkatkan SDM dan Ekonomi Desa
Anggota DPRD Lampung Ajak Perempuan Bangun Bangsa

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 30 Maret 2026 - 20:08 WIB

Pansus LHP BPK DPRD Lampung Rampungkan Tugas, Soroti Temuan Berulang

Berita Terbaru

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB