Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay, dengan tegas meminta kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi untuk tidak ikut campur dalam konflik cabang olahraga (Cabor).
“Sampaikan kepada Kadispora, jangan ikut campur dalam konflik cabang olahraga. Posisikan kita sebagai penengah, jangan berpaling ke sana-sini,” kata Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay, dalam sebuah diskusi pada hari Selasa (9/5).
Mingrum juga menegaskan bahwa Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) wajib menjalankan tugas sesuai dengan kewenangannya. Karena jika Dispora tidak menjalankan tugasnya dengan baik, hal itu dapat berdampak pada prestasi olahraga di Lampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ingat, ketika kalian mengajukan anggaran dan masih ada konflik, bisa saja saya menolak atau menghapusnya. Jangan sampai ada kerikil dalam sepatu. Sampaikan kepada Kadispora mu. Tolong tengahi dan jembatani,” ucapnya.
Mingrum menjelaskan bahwa secara moral dan berdasarkan kewenangannya, ia memiliki tanggung jawab moral terkait hal ini. Terlebih lagi, hal ini berkaitan dengan dana hibah yang diberikan.
“Pesan ini tidak hanya ditujukan kepada Kadispora Lampung saja, tetapi juga kepada Kadispora di seluruh Lampung dan kepada para kepala daerah. Serahkan cabang olahraga kepada ahlinya. Ini adalah pesan saya,” tambah Mingrum.
Di tempat yang sama, salah satu Pengurus Kabupaten FORKI Tanggamus yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa tekanan dan intervensi dari pihak lain sudah dirasakan sejak Musyawarah Provinsi FORKI pada tahun lalu.
“Intervensi sudah terasa sejak Musprov Desember 2022. Intervensi ini terkait dengan salah satu calon,” ungkapnya.
Dampak dari tekanan dan intervensi tersebut, lanjutnya, berujung pada ketidakadilan dalam Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanggamus.
“Akibat menentang intervensi dan tekanan, saya dipecat dari jabatan. Dan sekarang, menjelang Musprov FORKI yang akan datang, intervensi itu juga terasa. Jadi, terkesan bahwa semuanya diarahkan pada salah satu calon,” jelasnya. (Luki)








