Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menggelar sosialisasi ekstremisme bagi generasi muda di Provinsi Lampung.
Acara yang mengusung tema “Sosialisasi Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Bagi Generasi Muda”, itu berlokasi di Hotel Horison, Rabu (14/6).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat secara aktif dalam melakukan deteksi dini terhadap ancaman paham ekstremisme yang berbasis kekerasan mengarah pada terorisme yang dilandasi rasa tanggung jawab dan kesadaran yang tinggi sebagai komponen bangsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mengatakan generasi muda saat ini harus berpegang teguh dengan Pancasila serta menjadikannya pedoman dalam berbangsa dan bernegara agar tidak mudah terpapar paham radikalisme.
Ditegaskannya, anggota purna Paskibraka harus memiliki wawasan mengenai hakikat berbangsa dan bernegara dalam membangun ketahanan nasional serta mampu mempresentasikannya kepada masyarakat.
Generasi muda yang dapat membangun ketahanan nasional, kata dia, adalah generasi muda yang mampu bersaing dalam era globalisasi dan produktif dalam menyongsong masa depan.
Menurutnya, dalam mempersiapkan generasi muda saat ini dalam rangka mewujudkan Indonesia emas 2045 merupakan tanggung jawab bersama semua pihak.
“Jadi kalau kita gagal mencetak generasi ini menjadi generasi produktif, generasi yang memilki ketahanan, memiliki komitmen, maka 2045 tidak akan terwujud Indonesia emas,” ujarnya.
Sekdaprov Fahrizal berharap kegiatan ini akan sangat bermanfaat, khususnya dalam upaya menanamkan kesadaran akan hak dan kewajiban konstitusional sebagai warga negara untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Saya harap kalian bisa menjadi pemegang estafet untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depan serta mudah-mudahan kalian tetap bersemangat, bertambah semangatnya setelah kegiatan hari ini dan jangan pernah kendur untuk menjadi duta pemersatu bangsa, menjadi duta memperkuat ketahanan nasional,” pungkasnya. (Luki)








