Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, menggelar rapat evaluasi dan pemantapan program kegiatan 2023 di Balai Prof Bagir Manan, Kantor PWI Tubaba, Kota Budaya Uluan Nughik, Panaragan Jaya, Kamis (29/12)
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PWI Tubaba, Dedi Priyono SH, didampingi Sekretaris Dedi Saputra, dan Bendahara M Shobari, bersama Dewan Penasehat Merwan, Indra Jaya Hamzah dan Zainal Arifin serta para ketua bidang dan puluhan anggota.
Dalam rapat tersebut, Ketua PWI Tubaba menegaskan anggota untuk taat Peraturan Dasar Peraturan Rumah Tangga (PD PRT), Kode Etik Jurnalistik dan menjaga marwah profesi wartawan dalam melaksanakan tugas-tugas jurnalistik di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Wartawan PWI harus selalu ingat konstitusi jangan terbelenggu materi, apalagi menyalahgunakan profesi wartawan dan bertentangan dengan kode etik jurnalistik hanya untuk kepentingan pribadi. Wartawan PWI harus ikut menyayomi insan pers lainnya, selalu mengingatkan Kode Etik Jurnalistik” kata Dedi Priyono dalam rapat.
Ditegaskannya, pengurus PWI Tubaba akan menindak tegas jika terdapat anggota yang bekerja melanggar kode etik jurnalistik dan peraturan organisasi, meskipun tujuan PWI juga untuk memberikan bantuan dan perlindungan hukum terhadap anggota.
“Salah satu tujuan PWI adalah memupuk kepribadian wartawan, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan taat pada konstitusi. Memupuk kesadaran, komitmen dan berperanserta dalam pembangunan bangsa dan negara. Taat Kode Etik Jurnalistik, profesional dan memperjuangkan kesejahteraan anggota,” ulasnya.
Selain itu lanjut Dedi, PWI juga bertujuan mewujudkan tugas pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum khususnya kepentingan kemajuan daerah.
“PWI juga memiliki tujuan yaitu menjalin kerja sama yang baik dengan unsur pemerintah, masyarakat, dan organisasi pers lainnya. Olehkarena itu, PWI Tubaba telah mengajak semua organisasi pers di Tubaba untuk bersatu menyamakan persepsi tentang tugas jurnalistik, menyikapi perkembangan pers dan mengajak menjaga harkat dan martabat sebagai wartawan yang profesional di Tubaba” ungkapnya.
Terkait program kerja PWI Tubaba tahun 2023, Ketua PWI tersebut mengapresiasi seluruh anggota yang hadir, untuk ikut turut serta mensukseskan program yang telah direncanakan.
“Terima kasih semua anggota siap kompak, sesuai dengan visi dan misi yang telah disampaikan pada Konferkab V PWI Tubaba 20 Oktober 2022 yang lalu yaitu menciptakan kolaborasi dan membangun kebersamaan, kita ingin semua anggota PWI berperan dalam stiap program, bertanggungjawab dalam setiap kegiatan dan menjaga kebersamaan sesama insan pers,” ajak Dedi
PWI Tubaba akan mendorong seluruh stakeholder di Tubaba agar membentuk Kehumasan, baik di lingkungan pemerintahan, lingkungan sekolah dan lingkungan non pemerintah yang memiliki keterkaitan dalam ruang informasi.
“Perkembangan pers di Tubaba sangat pesat, tetapi tidak berimbang pada sumber daya manusianya dan standar pers. Praktik-praktik oknum wartawan di lapangan banyak ditemukan menyimpang, PWI Tubaba akan berkoordinasi dengan semua pihak terutama penegak hukum untuk mensosialisasikan kerja-kerja pers, nota kesepahaman dan hal-hal yang berkaitan dengan pers. Insyaallah Januari 2023 akan kita lakukan,” pungkasnya.
Sementara itu di tambahkan Sekretaris Dedi Saputra, pengurus PWI Tubaba akan mendorong seluruh anggota yang belum berpredikat kompetens agar mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sebab menurutnya status kompetensi wartawan merupakan salah satu jaminan perlindungan hukum oleh Dewan Pers selama menjalankan tugas profesi.
“Dari 57 anggota PWI sudah UKW sebanyak 35 orang, artinya sebanyak 22 orang anggota kita targetkan hingga akhir periode bisa mengikuti UKW seluruhnya. Kemudian bagi yang belum memiliki kartu anggota PWI (CA) segera mengurus, dan ditargetkan akhir Januari 2023 seluruh anggota sudah punya kartu keanggotaan yang diterbitkan PWI Provinsi,” kata Dedi Saputra
Sedangkan menghadapi situasi Politik, PWI juga akan membentuk Masyarakat Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) dalam rangka memantau dan mengawasi pelaksanaan seluruh tahapan Pemilu 2024. Sedangkan pada program peningkatan kapasitas dan wawasan kewartawanan PWI Tubaba juga akan mengadakan kegiatan Workshop ke dapur-dapur produksi pada media-media Nasional.
“Untuk Mappilu PWI menunggu keputusan PWI Provinsi, kemudian pada periode 2022-2025 PWI akan melakukan program Workshop dengan mengunjungi dan edukasi ke media-media Nasional,” tutupnya. (Arie/Leni)








