Dewan Kecam Tindakan Kekerasan Perempuan dan Anak di Balam

Redaksi

Minggu, 27 November 2022 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandarlampung mengecam keras segala macam tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal tersebut diungkapkan lantaran saat ini sedang marak terjadi kasus kekerasan perempuan dan anak.

Ketua Komisi IV DPRD Bandarlampung, Rizaldi Adrian, mengatakan terbaru kasus perundungan yang terjadi di MAN 1 Bandarlampung, meskipun kasus tersebut merupakan wilayah provinsi namun kasus tersebut harus menjadi kewaspadaan dan harus dibahas secara serius bagi perangkat terkait.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

“Kewenangan kita SD, SMP, dan PAUD sebagian. Kemarin sudah diliat data dari Dinas PP PA Bandarlampung sampai tahun 2023 masih ada seratusan laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Bandarlampung,” ujarnya saat diwawancarai, Minggu (27/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, mengenai kasus kekerasan perempuan dan anak harus menjadi pembahasan serius bagi seluruh kalangan baik dari perangkat daerah, sekolahan, maupun orang tua murid.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

“Kami menguatkan melalui Dinas PP PA Bandarlampung akan tetapi agar kasus tersebut tidak terulang perlu secara keseluruhan sadar bahwa kasus seperti ini ada disekitar kita, baik dari sekolahan bisa memberikan pencegahan, maupun dari orang tua murid harus sadar dan mengedukasi anaknya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak bisa dianggap kecil karena kasus tersebut berada dekat dengan lingkungan kita dan dapat menimpa siapa saja.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

“Apalagi ini ibu kota provinsi jadi kasus seperti itu tinggi. Bukan hanya DPRD yang mengecam keras tindakan tersebut orang tua murid dan para guru pasti mengecam keras tindakan kekerasan pada perempuan dan anak,” pungkasnya. (Luki)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Edukasi Siswa Makassar, Elnusa Petrofin Sosialisasikan Bahaya Blind Spot Mobil Tangki

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB