Pemerintah Diminta Bantu Masyarakat Terdampak PPKM Mikro

Redaksi

Rabu, 30 Juni 2021 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung melakukan Operasi Yustisi di warung angkringan depan Kantor Pemkot Bandarlampung, Senin (10/5) malam. Foto: Netizenku.com

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung melakukan Operasi Yustisi di warung angkringan depan Kantor Pemkot Bandarlampung, Senin (10/5) malam. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro sejak Jumat, 25 Juni 2021 sebagai tindak lanjut meningkatnya kasus penularan Covid-19.

Instruksi Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, mengatur pembatasan kegiatan masyarakat di pusat-pusat keramaian, jam operasional usaha, dan aktifitas di kantor pemerintahan dengan penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 secara lebih ketat.

Baca Juga: Eva Dwiana Perpanjang PPKM Mikro, Mal Buka Pukul 07.00-20.00 Wib

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bandarlampung, dr Aditya M Biomed, mengapresiasi upaya Pemerintah Kota dalam mengendalikan pandemi Covid-19.

Namun menurut dr Aditya kebijakan tersebut juga akan berdampak pada perekonomian warga dan kota setempat.

“Harusnya ada program-program yang sifatnya membantu masyarakat, bisa diberikan sembako atau bantuan tunai. Atau misalnya untuk industri ada semacam kebijakan yang meringankan,” kata dr Aditya di Bandarlampung, Rabu (30/6).

Baca Juga  HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas

Aditya mengatakan refocusing anggaran pemerintah yang semula digunakan untuk program pembangunan dapat digunakan untuk penanganan Covid-19 dengan menggulirkan program bantuan bagi masyarakat terdampak wabah.

“Makanya saya mengerti kenapa pemerintah takut benar mengambil opsi ini karena akan ada imbasnya dan dia harus bertanggung jawab,” ujar dia.

Aditya mengajak pemerintah dan masyarakat Kota Bandarlampung bersama-sama menghadapi dampak yang ditimbulkan pandemi Covid-19 dengan fokus pada upaya memutus rantai penularan virus corona.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

“Jangan terlalu berhitung. Kan ada waktunya kalau (pandemi) sudah selesai nanti bisa (ekonomi) digenjot lagi,” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading
Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir
Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha
Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton
Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:20 WIB

Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:15 WIB

Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Senin, 20 Juli 2026 - 17:27 WIB

Konvoi 30 Jeep PPM Jadi Magnet Festival Budaya HUT ke-344 Kota Bandar Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT

Rabu, 29 Jul 2026 - 13:10 WIB

Oplus_131072

Tulang Bawang Barat

Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Rabu, 29 Jul 2026 - 12:03 WIB

Bandarlampung

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 - 11:45 WIB