12 Kecamatan Rawan Banjir & Longsor di Puncak Musim Penghujan

Redaksi

Senin, 18 Januari 2021 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretariat BPBD Kota Bandarlampung. Foto: Ist

Sekretariat BPBD Kota Bandarlampung. Foto: Ist

Bandarlampung (Netizenku.com): Sebanyak 12 kecamatan dari 20 kecamatan di Bandarlampung masuk kategori daerah rawan banjir dan tanah longsor.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung, Sutarno, mengatakan pemetaan itu berdasarkan data tahunan yang dimiliki BPBD.

\”Karena 12 kecamatan tersebut selalu menjadi daerah langganan bencana banjir dan longsor,\” kata Sutarno, Senin (18/1).

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data BPBD menyebutkan ada delapan kecamatan di Bandarlampung yang menjadi daerah rawan banjir di antaranya Kecamatan Telukbetung Selatan, Telukbetung Timur, Kedamaian, Rajabasa, Sukarame, Sukabumi, Panjang, dan Bumi Waras.

Sedangkan, untuk daerah rawan longsor, terdapat lima kecamatan yakni Kecamatan Panjang, Kedaton, Tanjungkarang Pusat, Langkapura, dan Telukbetung Barat.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Untuk memitigasi dampak banjir dan tanah longsor, BPBD terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandarlampung.

\”Seperti membersihkan daerah aliran sungai dari sampah dan membersihkan saluran drainase, agar saat hujan aliran air menjadi lancar,\” ujar Sutarno.

Sebelumnya, Kapoksi BMKG Stasiun Maritim Lampung Neneng Kusrini mengimbau untuk masyarakat khususnya wilayah Lampung agar waspada untuk banjir dan longsor.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Karena sekarang memasuki puncak musim hujan, Januari-Februari, sehingga masyarakat diminta membersihkan lingkungan dan saluran air,\” kata Neneng. (Josua)

Berita Terkait

Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 22:54 WIB

Wagub Jihan Targetkan Lampung Jadi Pilot Project Eliminasi TBC Nasional

Jumat, 24 April 2026 - 22:47 WIB

Wagub Lampung Pacu Proyek Sekolah Rakyat Kota Baru Selesai Juni 2026

Jumat, 24 April 2026 - 19:20 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penataan Ulang UMKM Lampung, Stop Persaingan Tidak Sehat!

Jumat, 24 April 2026 - 18:56 WIB

Hilirisasi Komoditas, Gubernur Lampung Targetkan Kawasan Industri Way Kanan Beroperasi 2027

Jumat, 24 April 2026 - 15:56 WIB

Pemprov Lampung Segera Terapkan Kebijakan Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Sesuai STNK

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Jumat, 24 April 2026 - 11:16 WIB

Sekda Lampung Marindo Kurniawan Motivasi Lulusan Teknik Unila Hadapi Bonus Demografi dan Tantangan Masa Depan

Jumat, 24 April 2026 - 09:12 WIB

Kunjungan Komisi VII DPR RI ke Lampung, Gubernur Lampung Dorong Industri, UMKM, dan Pariwisata

Berita Terbaru

Standar kesehatan program Makan Bergizi Gratis Bandar Lampung.(ilustrasi: Netizenku)

Bandarlampung

Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:40 WIB