Daftar Pilwakot Bandarlampung, Zam Zanariah Disanksi KASN

Redaksi

Minggu, 18 Oktober 2020 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung jalur perseorangan, Ike Edwin - Zam Zanariah. Foto: Netizenku.com

Mantan bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung jalur perseorangan, Ike Edwin - Zam Zanariah. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) merekomendasikan pemberian sanksi atas pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) terhadap dr Zam Zanariah yang tertuang dalam Surat Nomor: R-2680/KASN/9/2020.

Surat KASN tersebut tertanggal 18 September 2020 tersebut ditujukan kepada Gubernur Lampung sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian.

Pemberian sanksi berdasarkan Surat Ketua Bawaslu Lampung Nomor: 013/K.LA-PM.05.01/III/2020 tanggal 11 Maret 2020 yang kemudian dilengkapi pada 28 Agustus 2020 tentang Penerusan Hasil Penanganan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN oleh Zam Zanariah dengan jabatan Fungsional Dokter di RSUD Abdul Moeloek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan Kajian Dugaan Pelanggaran Nomor: 002/TM/PW/Kot/08.01/11/2020 tanggal 29 Februari 2020 Zam Zanariah terbukti mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Bandarlampung melalui jalur perseorangan kepada KPU setempat yang dibuktikan dengan menyerahkan dokumen dukungan bakal calon perseorangan pada 23 Februari 2020.

Tak hanya mendaftarkan diri, Zam Zanariah juga mendeklarasikan diri sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Bandarlampung dengan cara datang ke KPU Bandarlampung dengan prosesi diiringi oleh rombongan sepeda onthel, tari-tarian Lampung, dan rombongan pendukung yang menggunakan seragam yang bertuliskan \”Ike Edwin, Zam Zanariah\”.

Sehubungan dengan hal tersebut, KASN merekomendasikan kepada Gubernur Lampung sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian untuk memberikan sanksi Hukuman Disiplin Sedang kepada Zam Zanariah dalam waktu 14 hari sejak diterimanya rekomendasi.

KASN juga meminta Gubernur Lampung untuk menindak tegas, melakukan pengawasan dan mengimbau segenap ASN di lingkungan kerja untuk tetap menjaga netralitas dalam berbagai kegiatan/aktifitas politik atau mengarah pada keberpihakan atau konflik kepentingan dalam melaksanakan tugas pada Pilkada 2020.

Ketua Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Bandarlampung, Yahnu Wiguno Sanyoto, mengatakan surat KASN ditujukan kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

\”Bawaslu hanya menerima surat tembusan karena ditujukan kepada Gubernur Lampung sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian dan Zam Zanariah adalah PNS Provinsi dengan jabatan fungsional sebagai dokter di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek,\” kata Yahnu, Minggu (18/10).

Dia mengatakan Bawaslu sudah beberapa kali melakukan sosialisasi terkait dengan netralitas ASN bersama pemerintah kota dan berkoordinasi dengan jajaran di bawahnya.

\”Kami sosialisasikan ke setiap kecamatan bersama para camat, kemudian memasang banner, dan juga brosur-brosur netralitas ASN. Kepada pemerintah daerah dan jajarannya di bawah, kita sudah menyurati sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi pelanggaran ASN,\” ujar dia.

Bahkan Bawaslu dalam waktu dekat akan memberikan sosialisasi terkait netralitas ASN kepada 20 camat dan 126 lurah se-Bandarlampung.

\”Untuk memberikan pemahaman kepada ASN menjaga netralitas mereka dalam bekerja,\” katanya.

Selama tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020 hingga musim kampanye, jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung yang menyelenggarakan pilkada, telah merekomendasikan sedikitnya 26 aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar netralitas ASN ke Komite Aparatur Sipil Negara (KASN).

Dari jumlah itu, KASN telah mengeluarkan rekomendasi sanksi sebanyak 24 ASN ke instansi asalnya untuk diambil tindakan, 2 di antaranya masih dalam proses. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Egi Saksikan Ngaben Massal Balinuraga, 270 Sawa Diikuti Ribuan Pengunjung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Puluhan Ribu Warga Padati Ngaben Massal Balinuraga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:30 WIB

Pemkab Lampung Selatan Mulai Rekonstruksi 20 Ruas Jalan Senilai Rp100 Miliar

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:40 WIB

PWI Lampung Selatan Apresiasi Podcast KPU sebagai Media Edukasi Demokrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:58 WIB

Bupati Egi dan Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Natar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:27 WIB

TP PKK Lampung Selatan Raih Penghargaan Nasional Imunisasi Zero Dose pada HKG PKK 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:13 WIB

Lampung Selatan Pertahankan Status UHC Prioritas, Kepesertaan JKN Capai 99,91 Persen

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:15 WIB

Komisi Gabungan DPRD Lampung Selatan Sidak PT Oasis Wood Industry, Soroti Limbah, BPJS Ketenagakerjaan, dan CSR

Berita Terbaru

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau lokasi perbaikan jalan. (foto: ist)

Bandarlampung

Jalan Rusak Kedamaian Mulai Dibenahi

Sabtu, 8 Agu 2026 - 14:28 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana .(foto: ist)

Bandarlampung

Eva Ingatkan OPD Tak Lambat Tanggapi Keluhan Warga

Sabtu, 8 Agu 2026 - 14:11 WIB

Lampung Selatan

Puluhan Ribu Warga Padati Ngaben Massal Balinuraga

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:23 WIB