Rapid Test Massal Pemkot Kurang Sosialisasi

Redaksi

Kamis, 13 Agustus 2020 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan rapid test massal Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Pasar Bambu Kuning, Kamis (13/8). Foto: Netizenku.com

Kegiatan rapid test massal Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Pasar Bambu Kuning, Kamis (13/8). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com) : Pemerintah Kota Bandarlampung melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 melaksanakan rapid test gratis di empat titik, Kamis (13/8), khusus warga setempat.

Rapid test massal berlangsung di Pasar Tamin, Pasar Bambu Kuning, Pasar Way Halim, dan Terminal Kemiling.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menyediakan 1.000 alat rapid test bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung. Sebelumnya diberitakan hanya 400 alat uji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil pantauan pos pemeriksaan Covid-19 di Pasar Bambu Kuning pada pukul 10.36 WIB, terlihat lengang. Tercatat 110 warga telah melakukan rapid test.

Tim Satgas Covid-19 yang terdiri dari aparat Polresta, Kodim 0410/BL, marinir, Dinas Perhubungan, dan Pengelola Pasar Bambu Kuning mengajak pedagang dan pengunjung pasar agar mau dirapid test.

Baca Juga  HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas

Namun, sebagian pedagang mengaku khawatir dengan hasil pemeriksaan apabila mengikuti rapid test.

Beberapa pengunjung pasar saat mengikuti pemeriksaan mengaku sangat terbantu dengan kegiatan tersebut.

\”Tadinya saya mau ke dalam Pasar Bambu Kuning terus diarahkan untuk ikut rapid test, hasilnya negatif,\” kata Eko Pramono (23) warga Kemiling.

Eko, seorang karyawan swasta, mengatakan perusahaan tempatnya bekerja hanya menerapkan Protokol Kesehatan seperti cuci tangan dan cek suhu tubuh.

\”Pengadaan rapid test ini membantu, kita enggak perlu mencari kemana-mana. Kawan-kawan saya pada nyariin \’dimana tempat rapid test\’. Kalau ada di sini kita bisa shareloc langsung. Mungkin mereka bakal ke sini semua,\” tutup Eko.

Baca Juga  Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi 'Pelangi' Pagi-Pagi

Sementara Robi Saniaji (33) warga Tanjungkarang Pusat, mengatakan pemeriksaan Covid-19 sangat membantu, apalagi dirinya masih sering beraktifitas keliling seputaran Lampung.

\”Kita memang harus perlu tahu untuk kesehatan kita. Karena kemarin kita juga mendapat informasi salah satu masyarakat di Way Kanan positif Covid-19, makanya sekarang kita waspada,\” ujar Robi.

Walau sempat berada dalam satu kegiatan yang sama, namun dirinya tidak sampai bersentuhan fisik langsung.

Baca Juga  HUT ke-344 Bandar Lampung, Eva Dwiana Fokus Atasi Banjir dan Benahi Infrastruktur

\”Alhamdulilah saya lega, hasil pemeriksaan saya negatif ya, dinyatakan sehat setelah mengikuti rapid test pagi ini,\” pungkasnya.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 memberikan surat keterangan sehat bagi warga yang mengikuti rapid test dengan hasil non reaktif atau negatif. Surat keterangan sehat tersebut berlaku hingga 3 hari ke depan.

Wali Kota Bandarlampung Herman HN selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 berharap wilayahnya steril dari penyebaran virus korona.

\”Saya ingin Kota Bandarlampung ini lebih steril lagi. Makanya saya sering sampaikan, Protokol Kesehatan harus jalan, baik kepentingan apa-kepentingan apa, harus melewati Protokol Kesehatan, harus jalan semua, jangan sembarangan,\” katanya. (Josua)

Berita Terkait

Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi ‘Pelangi’ Pagi-Pagi
Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta
HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas
Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan
HUT ke-344 Bandar Lampung, Eva Dwiana Fokus Atasi Banjir dan Benahi Infrastruktur
HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan
Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:59 WIB

Jihan Pimpin Rakor Percepatan Eliminasi TBC di Lampung Selatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:18 WIB

Genjot Roda Ekonomi, DPRD Lampung Desak OPD Percepat Serapan Anggaran 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:43 WIB

Setahun Kepengurusan IJP Lampung, Dari Solidaritas Menuju Kontribusi

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:25 WIB

Budhi Condrowati Minta Pemprov Lampung Cicil Utang BPJS Rp105 Miliar

Senin, 22 Juni 2026 - 18:29 WIB

Warning Keras Ketua DPRD Lampung, Jangan Main-main dengan Program Makan Bergizi Gratis

Senin, 22 Juni 2026 - 17:28 WIB

APPMBGI Lampung Dikukuhkan, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis di 15 Kabupaten/Kota

Senin, 22 Juni 2026 - 17:26 WIB

Sekber Lampung Soroti Pihak yang Teriak Paling Kencang Saat MBG Dibenahi

Senin, 22 Juni 2026 - 12:26 WIB

Massa Turun ke Jalan Membawa Pesan Sederhana, Koruptor Masuk Penjara, MBG Tetap Jalan

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Buka Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:53 WIB

Pringsewu

Bupati Pringsewu Bekali Mahasiswa ITERA Jelang KKN 2026

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:50 WIB