Liwa (Netizenku.com): Camat Sekincau, Lampung Barat, Agus Setiawan, lurah, Babinsa, Babinkamtibmas serta puluhan masyarakat, lingkungan Sri Galuh, kecamatan setempat, melakukan gotong-royong membuat jembatan.
Agus mengatakan, dibuatnya jembatan berbahan dasar bambu tersebut, merupakan penanganan pertama, akibat badan jalan penghubung lingkungan Sri Galuh-Pekon Tiga Jaya, tepatnya talang sepakat, terjadi longsor.
\”Jalan tersebut merupakan jalan utama yang setiap saat dilalui masyarakat setempat untuk menuju sawah dan kebun, tetapi akibat tidak adanya drainase, menyebabkan badan jalan tersebut longsor,\” kata dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Maka untuk membantu masyarakat, dilakukan gotong-royong, yang diikuti aparat kecamatan, kelurahan, Babinsa dan Babinkamtibmas, membuat jembatan berbahan bambu, dengan demikian masyarakat kembali dapat beraktivitas seperti biasa.
\”Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, kami dapat membangun jembatan, sehingga saat ini masyarakat sudah dapat melintas, baik menuju kebun maupun sawah mereka,\” ujarnya.
Dijelaskan Agus, untuk penanganan permanen jalan longsor tersebut, sudah diajukan pada Musrenbang Tahun Anggaran (TA) 2019, dan pihaknya telah mendapatkan informasi bahwa akan dibangun jembatan permanen tahun ini.
Pada sisi kiri kanan jalan tersebut merupakan sawah dan kebun warga, maka banyak aliran air yang selalu menggerus, bahkan saat ini terjadi longsor. Tetapi menurut rencana, tahun ini akan dibangun jembatan oleh Pemkab Lampung Barat.
\”Berdasarkan informasi, jalan longsor tersebut, akan dibangun jembatan permanen oleh Pemkab Lampung Barat tahun ini, dengan demikian aspirasi masyarakat yang diusulkan tahun lalu mendapat respon positif dari Pemkab, saya sebagai camat menyampaikan terima kasih, apalagi jalan tersebut merupakan jalan utama, sehingga masyarakat akan dengan mudah mengangkut hasil pertanian,\” tandas Agus. (Iwan/len)








