Stok Gula Kian Kempis, Disdag Duga Ada Politisasi Kenaikan Harga

Redaksi

Kamis, 12 Maret 2020 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Adiansyah.

Foto: Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Adiansyah.

Bandarlampung (Netizenku.com): Stok gula di Bandarlampung kian menipis. Dinas perdagangan belum berkutik menghadapi persoalan kenaikan harga gula yang terjadi secara nasional tersebut.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Bandarlampung, Adiansyah, stok gula secara nasional masih terbilang cukup. Meskipun saat ini harga telah mencapai Rp18 ribu per kilogramnya.

Namun akibat diduga terdapat oknum yang melakukan penimbunan produk, ditambah kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat membuat gula pasir, khususnya gula curah menjadi langka di pasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

\”Kalau dari informasi dari pusat sebenernya cukup. Tapi mungkin karena faktor ketakuan masyarakat juga. Ada yang menimbun juga. Akhirnya ada penetapan dari distribusi,\” kata Adiansyah, saat ditemui di Gedung Semergou, Kamis (12/3).

Dirinya menduga, fenomena kelangkaan gula ini merupakan sebuah politisasi kenaikan harga para pengusaha untuk meningkatkan harga di pasaran.

\”Mungkin ada faktor dari pengusaha produksi gula untuk meningkatkan harga. Mungkin tahap dari pusat masih ada pertimbangan itu,\” bebernya.

Hanya saja, di Bandarlampung sendiri, Adiansyah mengatakan belum menemukan temuan-temuan terkait penimbunan gula di tingkat produsen.

Baca Juga  HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

\”Temuan kita belum menemukan oknum penimbun itu. Mungkin itu dari produsen besar,\” ungkapnya.

Kelangkaan gula juga membuat sejumlah pedagang, khususnya pasar swalayan membatasi jumlah pembelian terhadap konsumen. Di mana, masyarakat hanya diperbolehkan membeli maksimal satu kilo gram saja.

\”Kalau di pasar modern itu gula nggak boleh lebih dari satu kilo kalau belanja,\” ujarnya.

Atas hal tersebut, lanjut Adiansyah, pihaknya mendapatkan arahan langsung oleh Walikota Bandarlampung, Herman HN, untuk menggelar operasi pasar.

Baca Juga  1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

\”Ini skalanya sudah skala nasional. Tadi dari arahan pak wali untuk mengadakan operasi pasar. Nanti kita kordinasi dengan Bulog dan lain-lain,\” terangnya.

Ditanya terkait adakah rencana subsidi dari pemerintah kota Bandarlampung untuk melakukan penekanan harga gula yang kian melesat, Adiansyah menjabarkan bahwa pemkot belum memiliki rencana tersebut.

\”Kita kan memang tidak tersedia untuk subsidi. Yang kita siapkan untuk bulan ramadhan. Namun nanti kita kordinasi untuk upaya penekanan harga agar lebih murah\” pungkasnya. (Adi)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:52 WIB

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB

Pringsewu

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:52 WIB