Sudah Mampu, Winarti Cabut Status Penerima PKH

Redaksi

Minggu, 30 Juni 2019 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang (Netizenku.com): Bupati Tulangbawang, Hj Winarti, menegaskan tahun 2019 ini, lebih dari 50 persen masyarakat yang telah menerima bantuan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dari Pemerintah Pusat dipastikan haknya akan dicabut.

Hal ini berdasarkan hasil evaluasi dan croscek di lapangan. Menurutnya, dari hasil temuan tersebut, terbukti masyarakatnya tidak lagi layak menerima bantuan, lantaran sudah terbilang mampu secara ekonomi.

\”Program ini dibuat bukan untuk orang yang sudah mapan atau kaya, akan tetapi untuk masyarakat miskin atau kurang mampu. Data yang kami lihat ternyata masih menggunakan data lama, sehingga realisasinya tidak lagi sesuai dengan keadaan saat ini,\” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, pihaknya segera melakukan pembaruyan data setelah melihat hasil evaluasi lapangan. Sehingga penerapannya dapat sesuai harapan dan diterima masyarakat yang benar membutuhkan.

\”Hal ini dilakukan agar masyarakat menyadari, tidak lagi menerima yang bukan menjadi haknya. Serta bantuan ini dapat sampai ke pihak yang membutuhkan. Yang jelas, hampir 50 persen akan dirombak dan dipastikan tidak akan menerima lagi,\” tegasnya.

Ia melanjutkan, terlebih masyarakat yang berada di wilayah Menggala, ditemui sudah meningkat secara ekonomi, tetapi belum juga sadar untuk tidak lagi menerima bantuan PKH tersebut. Untuk itu, Winarti meminta kepada semua tim TKS atau Pendamping Program PKH di Tulangbawang proaktif melakukan pendataan secara nyata dan riil dan tidak ada tebang pilih atau praktik KKN.

\”Jangan takut dengan masyarakat karena yang kita lakukan ini adalah hal yang benar membela masyarakat miskin jadi lakukan saja sebab kalau ada yang bermain siap-siap saya laporkan ke pihak berwajib agar diproses secara hukum nantinya,\” tutupnya. (Armadan)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Tinjau Pembuatan Pupuk Organik Cair
Gubernur Lampung Ajak Santri Darul Islah Jadi Agen Perubahan
Sosialisasi PT SGC di Teladas Berujung Tegangan, Ada Apa?
Bawaslu Provinsi Lampung Hadiri Apel Besar Pramuka ke-64
NoNa Resmi Mendaftar di KPU Tubaba, Lawannya ‘Ora Ono’
Telkomsel Hadirkan Koneksi 4G/LTE di Desa Bawang Tirto Mulyo dan Menggala Selatan
Cuaca Buruk Diprakirakan Melanda Pergantian Tahun
Juniardi Beri Pelatihan Jurnalistik untuk Kepala Kampung Tulangbawang

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB