2 Rumah di Rajabasa \’Ditelan\’ Longsor

Redaksi

Senin, 5 Maret 2018 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban longsor, Lusi (55) saat menunjukan bagian bangunan rumahnya yang terkena longsor pada Maret Lalu.

Korban longsor, Lusi (55) saat menunjukan bagian bangunan rumahnya yang terkena longsor pada Maret Lalu.

Bandarlampung (Netizenku): Hujan yang belakangan ini sering terjadi, rupanya harus membuat 2 warga Kelurahan Gedong Meneng menghela nafas yang cukup panjang.

Pasalnya, akibat hujan yang turun dalam intensitas waktu yang cukup lama, membuat rumah Lusi (55) dan Tedi (50) yang berada di bantaran kali di daerah itu \’termakan\’ oleh longsor.

Longsor yang terjadi selama 4 kali itu, sebelumnya sudah dirasakan oleh Lusi pada Minggu (4/3). Karena merasa khawatir, Lusi dan anggota keluarga lainnya sudah terlebih dahulu memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih aman.

\”Kalau rumah saya sudah sejak Minggu siang kena longsor, tapi bertah memang tidak sekaligus. Yang pertama hari Minggu jam 11 siang ruang makan yang kena. Terus, jam 12 siang ada lagi, kamar mandi yang kena. Dan hari Senin (5/3) dini hari, dapur saya yang giliran kena longsor. Untungnya kerasa, jadi barang-barang yang posisinya dekat kali, saya sudah pindahkan,\” ucap warga Perum Griya, Gedong Meneng Indah, Blok B5 No 4 ini, saat ditemui di lokasi kejadian.

Baca Juga  TP4D Kota Bandarlampung Bidik Hotel Pengemplang Pajak

\"\"

Kemudian, rumah Tedi mengalami longsor pada Senin dini hari, sekiranya jam 4 sebelum adzan subuh berkumandang. Beruntungnya, rumah Tedi tidak mengalami kerusakan yang parah, namu dia khawatir akan ada longsor susulan.

\”Kalau rumah saya menurut warga disini, kena longsor pas jam 4 subuh. Rumah ini belum ada setahun saya kontrakan. Yang tinggal 3 anak kos. Saya juga heran mereka tidak tahu pas kejadian. Tahu-tahunya pas warga ronda datang kesini,\” kata warga Perum Griya, Gedong Meneng Indah, Blok B1 No 32 ini.

Baca Juga  Antisipasi Kecurangan Pilkada Lampura, Tim Zainal-Yusrizal Bentuk Satgas Anti Money Politik

Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dan Akibat kejadian tersebut, kerugian materil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung sudah hadir di lokasi kejadian untuk melakukan upaya penanggulangan. Menurut Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Kota Bandarlampung, M Rizky, pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan instansi terkait, guna melakukan penanganan.

\”Kami sedang berkoordinasi dengan dinas terkait. Agar ke khawatiran warga itu tidak terjadi,\” tandasnya.(Agis)

Berita Terkait

Membangun Desa Ramah Perempuan dan Anak Melalui Program Desa Siger
Ikhwal THR, Disnaker Lampung: Tunggu Edaran Menteri Ketenagakerjaan
Arinal Minta Petani Tak Jual Gabah Ke Tengkulak
Lonjakan Kasus DBD di Lampung, Dinkes Tetapkan Proses Fogging dan Antisipasi Peningkatan Kasus
Kemenkumham Lampung Gelar Rakor MPWN dan MPDN Se-Provinsi Lampung
Ratusan Mahasiswa dan Warga Gelar Aksi Tuntut Penghentian Operasi Pabrik CPO
Diskeswan Lampung Himbau Perusahaan Penggemukan Sapi Tidak Menaikan Harga
Wakil Ketua DPRD I Elly Wahyuni : Hindari Bencana Banjir Pemkot Perlu Normalisasi Sungai, Warga Jangan Buang Sampah di Sungai

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 13:25 WIB

Bupati Pesawaran Klaim Tidak Anti Kritik

Jumat, 12 April 2024 - 19:31 WIB

Hujan Deras Guyur Pesawaran, Beberapa Wilayah Tergenang Banjir

Kamis, 4 April 2024 - 21:12 WIB

Pemkab Pesawaran Kembali Adakan Gerakan Pangan Murah

Rabu, 3 April 2024 - 19:02 WIB

Bupati Pesawaran Kunjungi Kementan RI, Ini Usulannya

Rabu, 27 Maret 2024 - 21:01 WIB

Dendi Harap Pemprov Lampung Terus Perhatian ke Pemkab Pesawaran

Rabu, 27 Maret 2024 - 18:49 WIB

Kapolres Pesawaran Imbau Organ Tunggal Tak Setel Musik Remik

Jumat, 15 Maret 2024 - 18:57 WIB

Jumat Curhat, Kapolres Pesawaran Ajak Orang Tua Awasi Anak-anak

Selasa, 12 Maret 2024 - 16:25 WIB

Dendi Tinjau Longsor dan Banjir di Desa Sukajaya Lempasing

Berita Terbaru

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung, Adiansyah. Foto: Kiriman WA Adiansyah.

Bandarlampung

Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen

Kamis, 18 Apr 2024 - 20:38 WIB