1 Juta Lebih Anak Ditarget Imunisasi Polio

Luki Pratama

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Lampung, Samsudin, ketika menghadiri acara PIN. (Foto: Diskominfotik)

Pj Gubernur Lampung, Samsudin, ketika menghadiri acara PIN. (Foto: Diskominfotik)

Provinsi Lampung menargetkan sebanyak 1.259.539 anak untuk mendapatkan imunisasi polio dalam rangkaian Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tingkat Provinsi 2024. Target tersebut menyasar pada anak-anak usia 0-7 tahun.

Bandarlampung (Netizenku.com): IMUNISASI akan dilaksanakan di berbagai pos pelayanan kesehatan, seperti Posyandu, Pustu, Puskesmas, sekolah, dan pos pelayanan lainnya.

Imunisasi massal di Lampung ini akan dilakukan dalam dua putaran, dimulai pada hari 23 Juli 2024, dan akan selesai pada 17 Agustus 2024.

Baca Juga  Mahasiswa Malahayati Sosialisasikan Insinerator Minim Asap di Metro Timur

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, saat meresmikan PIN Polio 2024 menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 telah menyebabkan penurunan signifikan dalam cakupan imunisasi rutin, termasuk imunisasi polio.

Menurutnya, keterlambatan dalam imunisasi rutin dan polio tersebut mengakibatkan peningkatan jumlah anak yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap.

Baca Juga  Bapenda Baru Siapkan 45 Water Meter, Munir Minta Seluruh Wajib Pajak Air Permukaan Terukur

“Hal ini dapat berakibat pada rendahnya imunitas pada anak, sehingga mereka mudah tertular penyakit,” jelas Samsudin, Selasa (23/7).

Ia juga menyinggung kejadian pada bulan November 2022 lalu, di mana kasus poliomyelitis yang disebabkan oleh Vaccine-Derived Polio Virus Type 2 (VDPV2) ditemukan di Aceh. Namun, kasus tersebut berhasil ditanggulangi dengan cepat oleh tim gabungan Kemenkes RI dan mitra.

Baca Juga  Reses Ungkap Keluhan Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu

Lebih lanjut, Samsudin menambahkan saat ini terdapat situasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio di tujuh provinsi serta 32 provinsi dan 399 Kabupaten/Kota yang berisiko tinggi. Oleh karenanya, ia menekankan pentingnya pelaksanaan imunisasi massal polio dengan cakupan 95 persen.

” Ini untuk memutus transmisi virus,” tutupnya. (Luki)

Berita Terkait

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat
Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan
BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan
98 Kepala Sekolah di Lampung Resmi Dilantik, Sejumlah Jabatan Dirotasi
APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung
Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah
Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 01:50 WIB

APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 11 September 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 01:45 WIB

Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah

Jumat, 11 September 2026 - 01:43 WIB

Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 01:28 WIB

Gubernur Lampung Dukung FGD Nasional Jalan Tol Digelar di Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:41 WIB