Bandarlampung Tertinggi Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di SIMFONI-PPA

Redaksi

Kamis, 1 Juli 2021 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum PUSPA Kota Bandarlampung, Sely Fitriani, di Hotel Emersia, Kamis (1/7). Foto: Netizenku.com

Ketua Forum PUSPA Kota Bandarlampung, Sely Fitriani, di Hotel Emersia, Kamis (1/7). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua Forum PUSPA Kota Bandarlampung, Sely Fitriani, mengatakan Kota Bandarlampung merupakan daerah tertinggi pelaporan kasus kekerasan perempuan dan anak pada aplikasi Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA).

Aplikasi SIMFONI-PPA merupakan milik Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berbasis teknologi digital yang menjadi rujukan bagi mekanisme penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kalau mengacu pada angka kekerasan, dari aplikasi SIMFONI, Bandarlampung ada 40 kasus kekerasan perempuan dan anak. Ini yang paling tinggi,” ujar Sely saat mendampingi Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana membuka Pelatihan Manajemen Kasus bagi Lembaga Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Bandarlampung di Hotel Emersia, 1-2 Juli 2021.

Baca Juga  Wali Kota Lepas Kontingen Jamnas XII Kwarcab Bandar Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan tingginya laporan kasus kekerasan perempuan dan anak di Bandarlampung pada SIMFONI-PPA disebabkan akses informasi yang lebih mudah dan akses pelayanan terbuka dari lembaga kepada masyarakat.

“Namun tidak menutup kemungkinan kasusnya lebih banyak karena data itu yang terlaporkan atau data terinput. Masih banyak juga masyarakat yang tidak melaporkan kasusnya,” kata Sely.

Baca Juga  Eva Dwiana Kukuhkan 38 Anggota Paskibraka Bandar Lampung

Pelatihan Manajemen Kasus salah satu program kerja Dinas PPPA bekerja sama dengan Forum PUSPA Kota Bandarlampung. Menurut dia, pelatihan ini meningkatkan kapasitas petugas lembaga layanan supaya pelayanan yang diberikan kepada perempuan dan anak korban kekerasan lebih berkualitas.

“Dan di proses awal ini kami lebih menekankan bahwa penanganan kekerasan perempuan dan anak harus berperspektif hak asasi manusia (HAM), keadilan gender, dan mementingkan kepentingan korban,” ujar dia.

Baca Juga  APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan

Sely berharap Pemerintah Kota Bandarlampung dengan Forum PUSPA akan semakin bersinergi untuk pencegahan dan penanganan kekerasan perempuan dan anak karena selama pandemi Covid-19 kasus anak yang menjadi korban kekerasan seksual meningkat. (Josua)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Senin, 5 Okt 2026 - 18:09 WIB