BERBAGI

Liwa  (Netizenku.com): Dukungan supaya Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin, segera melakukan rolling dan meninggalkan pejabat yang tidak menunjukkan prestasi, terus mengalir.

Seperti disampaikan Zeplin Erizal, MH praktisi hukum, mengatakan dari awal sejak dilantik sebagai bupati , Parosil Mabsus menyampaikan akan “lari” dalam memimpin Lampung Barat untuk mempercepat kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

“Kalau betul-betul keinginan tersebut  segera terwujud, pak bupati harus menempatkan ASN terutama untuk jabatan eselon II B yang mampu mencari anggaran di kementerian sesuai dengan bidang masing-masing,” kata dia.

Menurut Zeplin, saat ini banyak pejabat di Lampung Barat yang hanya mengandalkan APBD, tentu itu tidak akan mampu mempercepat pembangunan dan diharapkan pejabat seperti itu segera ditinggalkan.

“APBD Lampung Barat kecil, kalau semua pejabat mengandalkan APBD untuk menjalankan program di satker masing-masing tentu jalannya program tidak maksimal. Dan pejabat seperti itu saran kami segera copot dari jabatannya,” kata dia.

Jadi kata dia, bupati dalam menempatkan ASN untuk duduk dalam satu jabatan, tidak hanya sebatas memenuhi syarat kepangkatan, faktor kedekatan apalagi faktor kasihan. Tetapi orang yang mempunyai motivasi tinggi untuk membangun Lampung Barat dan visioner.

“Masih banyak ASN di Lampung Barat yang mampu bekerja dengan baik, punya motivasi, cerdas dan visioner, tetapi belum diberikan kesempatan dan yang pasti bupati harus bertindak tegas bagi pejabat yang tidak menunjukkan prestasi, sehingga akan memberikan cambuk bagi mereka untuk bekerja secara maksimal,” harapnya.

Saat ini kata Zeplin, masih banyak pejabat di Lampung Barat, yang kerjanya hanya mencari keuntungan pribadi dengan meminta uang kepada anak buah, setiap saat melakukan dinas luar, bersifat seperti rekanan dan malas ngantor.

“Kami banyak mendapat keluhan yang disampaikan ASN, bahwa pimpinannya setiap saat minta uang, selalu dinas luar tanpa ada hasil, ngantor hanya datang saat apel. Kalau orang-orang seperti itu masih dipertahankan, tentu visi dan misi bupati terutama pitu, dan buang jauh-jauh pejabat yang kerjanya hanya “cari muka”,” tandas Zeplin. (Iwan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here