oleh

Trajang Peduli Sesama

Liwa (Netizenku.com): Komunitas motor Trail Jajaran Gudang (Trajang) Lampung Barat, tidak hanya sebatas menaklukkan jalur ekstrem, apalagi melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya.

Tetapi, komunitas yang tergabung dari berbagai latar belakang profesi tersebut,  menyantuni masyarakat Lampung Barat yang sedang kesusahan dan tertimpa musibah.

Seperti Minggu (10/2), mereka menemui  keluarga Subakri (60) warga Lingkungan Serdang Dalam Kelurahan Waymengaku Balikbukit, yang pada pekan lalu mengalami musibah kebakaran yang menghabiskan rumahnya.

Baca Juga  Parosil Kampanyekan Pola Hidup sehat

Dijelaskan Ketua Trajang Lampung Barat, Bamsoed, mengatakan sebelum menaklukkan jalur Gudang-Bahway-Simpangluas-Batubrak-Kembahang dan finish di Islamic center, terlebih dahulu menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.

\”Alhamdulillah dari anggota terkumpul sejumlah pakaian bekas layak pakai, serta uang yang akan disampaikan kepada Pak Subakri yang rumahnya habis akibat kebakaran pada 5 Pebruari lalu,\” kata Bamsoed, usai menyerahkan bantuan.

Menurut Bamsoed, Trajang merupakan komunitas motor, yang tidak hanya sebatas menyalurkan hobby yang membutuhkan adrenalin ekstra, tetapi lebih menekankan kepada sisi sosial, dimana pada saat melakukan hobby yang masuk hingga daerah yang paling dalam, melihat secara langsung kondisi dan kesulitan masyarakat.

Baca Juga  Pemakaman Usai, Parosil Apresiasi Keterbukaan Warga Sekincau

\”Selama ini setiap ngetrail kami sering menemukan masyarakat Lampung Barat yang dalam kesusahan, dan Alhamdulillah seluruh anggota Trajang yang sudah mencapai 53 orang mempunyai rasa peduli yang sangat tinggi,\” ujar Bamsoed.

Prinsip yang ditekankan dan menjadi teladan bersama anggota Trajang adalah menyalurkan hobby tanpa merusak alam, berbuat kebaikan dalam hal aksi kemanusiaan.

Baca Juga  Bupati Gelar Ngaji Bareng

\”Siapapun boleh menjadi anggota Trajang, asal tetap memegang prinsip, bahwa hobby menaklukkan alam tidak untuk merusak, tetapi hobby untuk wadah bersama menjaga alam dan berbuat kebaikan antar sesama terutama masyarakat yang sedang dalam kesusahan,\” tandas Bamsoed, seraya tetap terbuka kalau ada komunitas motor lain mengajak Trajang untuk menyalurkan hobby bersama. (Iwan).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *