Dalam upaya mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia, Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) meluncurkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 450 Tahun 2024 di Lampung.
Bandarlampung (Netizenku.com): KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Lampung, Puji Raharjo, menyampaikan ucapan selamat datang kepada para hadirin.
“Selamat datang kepada Bapak Ibu semua di Kampus MAN IC Lampung Timur. Lampung adalah Indonesia mini, selamat menikmati keindahan Provinsi Lampung,” ucapnya melalu pernyataan persnya, Kamis (11/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengajak semua pihak untuk menyukseskan KMA No. 450 ini demi mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.
Sementara itu, Direktur KSKK Muchamad Sidik Sisdiyanto, menjelaskan KMA Nomor 450 Tahun 2024 ini menggantikan KMA Nomor 347 Tahun 2020 sebagai pedoman implementasi kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan MAK.
“Saat ini, 66,6% dari 86.514 madrasah telah melaksanakan Kurikulum Merdeka. Kurikulum 13 sudah tidak berlaku lagi dan mulai 27 Maret 2024, kurikulum yang berlaku adalah Kurikulum Merdeka. Terima kasih kepada Jajaran KSKK, semoga apa yang dirancang ini menjadi kenyataan,” jelasnya.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Abu Rokhmad, juga menekankan pentingnya KMA 450 dalam penerapan Kurikulum Merdeka.
“KMA No. 450 merupakan langkah strategis untuk mewujudkan profil anak-anak didik menuju Indonesia Emas 2045. Kurikulum ini dirancang untuk memperkuat karakter peserta didik serta mempersiapkan mereka menghadapi dinamika global saat ini,” terang dia.
Ia juga mengajak seluruh pihak terkait, termasuk Kepala Madrasah, Guru, dan Pengawas, untuk menghidupkan dan menerapkan KMA 450 dengan penuh semangat.
“KMA 450 harus diberikan ruh, agar anak-anak didik benar-benar hidup dan mencapai mimpi kita semua dengan inovasi dan kreasi sebagai tugas kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Yogi Anggraena, Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud Ristek, menyampaikan pentingnya kurikulum dalam mencapai tujuan pendidikan.
“Dengan kerjasama dan sinergi antara Kanwil Kemenag melalui Bidang Pendidikan Madrasah, Kepala Madrasah, Guru, dan Pengawas, kita bisa mewujudkan madrasah maju, bermutu, dan mendunia,” tutupnya.
Untuk diketahui, Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Kementerian Agama Abu Rokhmad, Direktur KSKK Muchamad Sidik Sisdiyanto, serta Yogi Anggraena, Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud Ristek. (Luki)








