Warga Kibang Mulya Jaya Pertanyakan Program Desa Senilai Ratusan Juta

ari

Selasa, 8 Juli 2025 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga Tiyuh (Desa) Kibang Mulya Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, mengungkapkan dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan sejumlah program desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Tiyuh (APBT) Tahun 2024.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Salah satu yang disorot adalah program ketahanan pangan berupa pengadaan 100 ekor kambing senilai lebih dari Rp70 juta. Warga mempertanyakan keberadaan kambing-kambing tersebut, lantaran saat monitoring dan evaluasi (monev) dari kecamatan, pihak pemerintah tiyuh diduga hanya menunjuk kambing milik warga.

Baca Juga  Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan

“Katanya ada 100 ekor kambing untuk ketahanan pangan, tapi yang ditunjukkan itu kambing warga sendiri waktu Monev dari Kecamatan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (8/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, warga juga mencurigai program pengembangan sarana dan prasarana UMKM serta koperasi yang menghabiskan anggaran Rp20 juta. Program tersebut diduga fiktif karena tidak tampak realisasinya di lapangan.

Baca Juga  Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Selain program non-fisik, proyek fisik juga turut menjadi sorotan. Dalam APBT 2024 tercatat lima kegiatan pembangunan, rehabilitasi, dan peningkatan prasarana jalan desa seperti drainase, gorong-gorong, dan slab culvert, dengan total anggaran mencapai Rp105.889.000.

Adapun kegiatan lainnya meliputi penyelenggaraan Posyandu senilai Rp10 juta serta penyelenggaraan Pos Kesehatan Desa (PKD) atau Polindes sebesar Rp6,6 juta dari dua kegiatan berbeda.

Namun berdasarkan pantauan warga, beberapa proyek fisik tersebut belum menunjukkan kejelasan dalam progres maupun bentuk pelaksanaannya. Mereka mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan melakukan audit dan investigasi menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Desa (DD).

Baca Juga  Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi

“Kami hanya ingin Dana Desa digunakan sesuai peruntukannya dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Tiyuh Kibang Mulya Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. (*)

Berita Terkait

Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan
Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa
Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi
Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan
Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu
Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri
Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor
Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 20:56 WIB

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Kamis, 2 April 2026 - 19:04 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB