Walhi Gelar Aksi Nasional Menyikapi COP26 Glasgow

Redaksi

Sabtu, 6 November 2021 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walhi Lampung bersama kelompok pemuda pemerhati lingkungan menggelar aksi long march di Jalan Gatot Subroto, Bandarlampung, Sabtu (6/11), menyikapi pertemuan COP26 di Glasgow, Skotlandia. Foto: Dokumentasi Walhi Lampung

Walhi Lampung bersama kelompok pemuda pemerhati lingkungan menggelar aksi long march di Jalan Gatot Subroto, Bandarlampung, Sabtu (6/11), menyikapi pertemuan COP26 di Glasgow, Skotlandia. Foto: Dokumentasi Walhi Lampung

Bandarlampung (Netizenku.com): Walhi Lampung bersama 27 Eksekutif Daerah Walhi Nasional menggelar aksi serentak, Sabtu (6/11), menyikapi pertemuan COP26, Conference of Party, di Glasgow, Skotlandia, pada 31 Oktober-12 November 2021.

Seluruh kepala negara di dunia yang tergabung dalam United Nations  Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), bertemu dalam COP26 membahas perubahan iklim global.

Direktur Eksekutif Walhi Lampung, Irfan Tri Musri, menjelaskan COP digelar setiap tahunnya untuk mengimplementasikan Perjanjian Paris 2015. Sebuah perjanjian dari sejumlah negara untuk setuju ikut serta berkontribusi dalam memperlambat kenaikan suhu global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namun hampir satu minggu pertemuan ini berlangsung, belum terlihat arah pemenuhan target pada Perjanjian Paris agar kenaikan suhu bumi tidak melewati ambang batas 1,5 derajat celcius dalam forum terbesar yang membahas masalah lingkungan tersebut,” kata Irfan dalam siaran pers yang diterima Netizenku.

Walhi menilai pemerintah tidak serius menekan laju perubahan iklim dengan dipersempitnya ruang berpendapat untuk masyarakat sipil.

“Padahal pertemuan ini bukanlah suatu momentum bertemunya pengurus negara dengan korporasi untuk membahas solusi palsu, melainkan tanggungjawab generasi hari ini untuk memformulasikan langkah demi nasib bumi di masa depan,” ujar dia.

Menurut Irfan, COP26 juga seharusnya dihadiri partisipan dari berbagai elemen seperti kelompok muda, masyarakat adat, aktivis lingkungan.

Walhi Lampung bersama kelompok pemuda yang memiliki perhatian terhadap permasalahan lingkungan melakukan aksi di Taman UKM Bung Karno, Jalan Gatot Subroto, Garuntang, Bandarlampung.

Irfan menyampaikan ketidaktegasan langkah yang ditempuh pemerintah akan berdampak besar pada jaminan atas kehidupan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan pada generasi yang akan datang.

“Hal tersebut tercermin pula pada situasi di Kota Bandarlampung hari ini,” kata dia.

Irfan mengajak seluruh warga Bandarlampung untuk mengawal proses revisi Perda RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Kota Bandarlampung yang saat ini dalam pembahasan DPRD Bandarlampung.

“Jangan sampai revisi Perda tersebut bukan menjadikan Kota Bandarlampung sebagai kota yang berkelanjutan, namun justru semakin memperparah krisis ekologis dan berdampak munculnya bencana bencana ekologis di tengah situasi krisis iklim,” ujar dia.

Aksi yang dilakukan Walhi secara nasional, lanjut Irfan, juga menuntut keadilan iklim antargenerasi.

Irfan menegaskan generasi yang akan datang mempunyai hak atas lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan.

“Kita tidak lagi punya kesempatan untuk menentukan langkah yang dapat dilakukan secara politik ataupun tidak, tetapi siapapun yang hidup hari ini, punya tanggung jawab untuk generasi yang akan datang,” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:00 WIB

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:56 WIB

TMMD ke-127 di Pesawaran Ditutup, Pangdam II/Sriwijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:52 WIB

Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:57 WIB

Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Senin, 2 Februari 2026 - 20:00 WIB

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:10 WIB

Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

Senin, 19 Januari 2026 - 18:29 WIB

Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

Senin, 12 Januari 2026 - 15:14 WIB

Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Berita Terbaru