Viral Beredar di WA, Ternyata Isi Paket dari China Itu Arloji

Avatar

Rabu, 19 September 2018 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar paket diduga narkoba yang beredar di WhatsApp (Foto: Istimewa)

Gambar paket diduga narkoba yang beredar di WhatsApp (Foto: Istimewa)

Lampung (Netizenku.com): Foto bungkusan berwarna coklat yang beredar di WhatsApp (WA), yang disebut berisi paket narkoba dari China akhirnya terungkap.

Polisi mengungkap isi paket tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang sempat viral diduga berisi narkoba.

Sejak menerima laporan paket misterius, polisi menyelidiki keberadaan paket itu, yang ternyata sudah dikembalikan oleh pihak ekspedisi di Yogya ke kantor pusat ekspedisi di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Sesuai berita yang viral di media sosial, tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY telah melakukan penyelidikan,\” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (19/9/2018.

Baca Juga  Sekolah Ruang Strategis Literasi Keuangan, Dari Uang Saku untuk Masa Depan

Pada Senin (17/9/2018) lalu, tim menginterogasi penerima paket dan diterangkan bahwa Rabu (12/9/2018) pekan lalu sekitar pukul 10.58 WIB ada seorang petugas ekspedisi datang ke toko tempatnya bekerja dan mengantar paket atas nama pemilik toko.

Berdasarkan keterangan pegawai toko itu, jelas Dedi, tertera nama pemilik toko sebagai pemesan paket. Namun, ketika dimintai konfirmasi, pemilik toko mengatakan tak merasa memesan barang hingga pegawai toko menolak menerima paket tersebut.

\”Petugas ekspedisi mengatakan kalau tidak merasa memesan, barang di-retur saja dengan cara mengirim foto KTP. Namun pegawai toko tidak mau dan akhirnya petugas ekspedisi membawa kembali paket tersebut,\” kata Dedi.

Baca Juga  Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

\”Pemilik toko mengaku pernah mengirimkan foto paket tersebut ke grup pengajiannya, namun tidak pernah meng-upload ke media sosial,\” sambung mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini.

Tim reserse kemudian melakukan pengecekan ke kantor ekspedisi cabang Yogya untuk memastikan isi paket. Namun paket tersebut sudah dikirim ke kantor pusat di Jakarta.

\”Setelah koordinasi dengan pihak ekspedisi di Jakarta, paket tersebut masih ada dan disimpan di gudang. Setelah itu tim di Yogya berkoordinasi dengan Bareskrim Polri, dalam hal ini Kasubdit TPPU Bareskrim Kombes Jamaluddin dan penyidik AKBP Agus Waluyo,\” ujar Dedi.

Baca Juga  Enam Pelajar Tubaba Berangkat ke Sekolah Rakyat, Pemkab dan BAZNAS Siapkan Dukungan Pendidikan

Di Jakarta, polisi mendatangi gudang ekspedisi di Cengkareng, Jakarta Barat, pada Selasa (18/9) pukul 14.00 WIB.

Dedi mengungkapkan jika paket tersebut ternyata berisi sebuah jam tangan atau arloji berwarna oranye.

\”Isinya jam tangan warna oranye. Jadi clear ya. Kami kembali imbau masyarakat untuk tidak mudah percaya berita hoax yang disebarkan seseorang baik di WhatsApp Group (WAG) maupun media sosial,\” ujar Dedi. (dtc/lan)

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Berita Terbaru

Lampung

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:31 WIB