BERBAGI
Vaksinasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ditarget Akhir Juni 2021
Tenaga pendidik jenjang SMA di Kota Bandarlampung mulai mengikuti vaksinasi Covid-19 di Aula SMAN 2 Bandarlampung, Senin (29/3). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menargetkan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan selesai divaksinasi Covid-19 pada akhir Juni 2021. Hal ini sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo.

Vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan menjadi salah satu prioritas negara dalam upaya akselerasi pembelajaran tatap muka (PTM).

“Untuk mencapai target ini, kami mendorong semua Pemda yang sedang melakukan vaksinasi untuk memprioritaskan pendidik dan tenaga pendidik sebagai sektor esensial yang sangat penting,” kata Nadiem Makarim dalam rapat virtual bersama pemerintah daerah se-Indonesia, Selasa (30/3).

Prioritisasi vaksinasi dilakukan berdasarkan tingkat kesulitan melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan 3 tahapan.

Tahap 1 untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD, SD, SLB, dan sederajat, pesantren dan pendidikan kegamaan. Kemudian Tahap 2 menyasar Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMP, SMA, SMK, dan sederajat.

Sementara Tahap 3 untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Tinggi.

Untuk Kota Bandarlampung, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung melakukan vaksinasi Covid-19 kepada 2.067 tenaga pendidik jenjang SMA, baik negeri maupun swasta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar, mengatakan vaksinasi dibagi menjadi tiga hari. Yakni 27 – 28 Maret dan dilanjutkan pada 10 April mendatang yang dipusatkan di Aula SMAN 2 Bandarlampung.

“Termin pertama ini untuk SMA, setelah itu baru untuk guru SMK,” ujar dia, Senin (29/3).

Untuk SMA di wilayah kabupaten/kota akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah setempat. Total guru yang mendapatkan vaksin berjumlah 28.293 orang di 15 kabupaten/kota.

Sulapakar menjelaskan, hal tersebut sebagai pencegahaan penularan Covid-19. Sehingga pada tahun ajaran baru diharapkan bisa menggelar PTM.

Selain itu, Sulpakar juga meminta sekolah untuk bersiap melakukan PTM saat pemerintah mengizinkan pembelajaran offline.

Saat ini, di Provinsi Lampung terdapat enam kabupaten yang melaksanakan belajar tatap muka yaitu Tulang Bawang, Mesuji, Lampung Barat, Tulangbawang Barat, Pesisir Barat, serta Lampung Utara. (Josua)

Baca Juga: Pemkot Bandarlampung Vaksinasi 12.088 Pendidik dan Tenaga Kependidikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here