Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Wajib Didampingi Orangtua

Redaksi

Senin, 20 Desember 2021 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orangtua siswa turut mendampingi anaknya saat petugas kesehatan melakukan skrining sebelum disuntik vaksin Sinovac di Komplek SD Al-Azhar, Way Halim, Bandarlampung, Senin (20/12). Foto: Netizenku.com

Orangtua siswa turut mendampingi anaknya saat petugas kesehatan melakukan skrining sebelum disuntik vaksin Sinovac di Komplek SD Al-Azhar, Way Halim, Bandarlampung, Senin (20/12). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun wajib mendapatkan pendampingan dari orangtua.

Hal ini untuk memudahkan proses skrining oleh petugas kesehatan sebelum anak-anak disuntik vaksin Sinovac.

“Setiap anak wajib didampingi orangtua karena siswa kan diskrining tentang riwayat kesehatan anak,” kata Kepala SDN 1 Perumnas Way Halim, Irawansyah, saat ditemui di Komplek SD Al-Azhar, Kecamatan Way Halim, Senin (20/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Bandarlampung Dimulai 

Ketika diskrining petugas kesehatan dari puskesmas akan menanyakan orangtua terkait riwayat kesehatan anak dan imunisasi yang sedang diikuti dari puskesmas.

“Jadi kalau dia (anak) sudah diimunisasi, maka vaksinasi akan ditunda,” ujar dia.

Kegiatan perdana vaksinasi anak pada Senin (20/12) diikuti siswa Kelas 3,4, dan 6 SD.

“Kelas 1,2, dan 5 SD belum divaksinasi karena hari ini ada juga imunisasi BIAS yang dijadwalkan puskesmas,” kata dia.

Irawansyah menjelaskan kegiatan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) untuk vaksin Difteri dan Tetanus dari puskesmas dilaksanakan Desember 2021 untuk siswa Kelas 1,2, dan 5 SD.

“Nanti mereka akan menyusul, yang diagendakan serentak hari ini Kelas 3,4, dan 6 SD,” tutup dia.

Sebelumnya, Plh Sekretaris Disdikbud Bandarlampung, Mulyadi, menyampaikan tahap awal vaksinasi anak usia 6-11 tahun diikuti siswa Kelas 3, 4, dan 6 SD.

“Karena Kelas 1,2, dan 5 SD baru diimunisasi jadi mereka vaksinasi di tahap kedua,” ujar dia.

Mulyadi menjelaskan vaksinasi anak tahap pertama diikuti 45.810 siswa.

“Berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik) terdapat 90.117 siswa Kelas 1-6 SD,” kata dia.

Mulyadi menegaskan vaksinasi Covid-19 bagi usia siswa SD ini tidak menjadi syarat bagi peserta didik untuk dapat mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di 2022 mendatang. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:21 WIB

Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda Perkuat Akses Desa Sukaraja

Senin, 30 Maret 2026 - 20:06 WIB

Bupati Pesawaran Sampaikan LKPJ 2025

Senin, 30 Maret 2026 - 18:43 WIB

Halal Bihalal Pemkab Pesawaran, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:22 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Destinasi Wisata Lokal Saat Libur Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:18 WIB

Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:07 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB