BERBAGI

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Umar Ahmad SP telah menetapkan 20 orang bakal calon kepalo tiyuh (kepala desa) yang memenuhi syarat dan lolos seleksi tambahan guna mengikuti pemilihan serentak di lima tiyuh, di kabupaten setempat tahun 2020.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Tubaba, Mansyur Yusuf, mengatakan 20 orang bakal calon kepalo tiyuh yang lolos verifikasi berkas dan seleksi tambahan untuk mengikuti Pilkati serentak tersebut telah diputuskan bupati.

“Berdasarkan SK Bupati Tubaba nomor: B/104/II.02/HK/TUBABA/2020 tentang hasil seleksi berkas dan penetapan hasil seleksi tambahan balon katiyuh tersebut yakni dari 25 orang balon, yang lolos verifikasi dan seleksi tambahan sebanyak 20 orang, sementara 4 orang lainnya gugur, dan 1 orang tidak memenuhi syarat,” kata dia, Rabu (18/3).

Mansyur menjelaskan, empat yang yang gugur dalam seleksi tambahan tersebut yakni sebanyak 3 orang berasal dari Tiyuh Mulya Kencana Kecamatan Tulangbawang Tengah adalah Suharyanto, Rupiati, dan Jumbadi. Sementara satu orang dari Tiyuh Gunung Katun Tanjungan Kecamatan Tulangbawang Udik atasnama Ibnu Saleh, sedangkan satu orang tidak memenuhi syarat berasal dari Tiyuh Bangun Jaya, Kecamatan Gunung Agung atas nama Mahmud Syarifudin.

“Seleksi tambahan ini dilakukan lantaran balon katiyuh yang mendaftar lebih dari 5 orang sehingga kita lakukan seleksi tambahan untuk diambil maksimal 5 orang sesuai dengan Perda yang berlaku,” paparnya.

Setelah SK bupati ini diterima panitia Pilkati di 5 tiyuh yaitu Tiyuh Panaragan, Penumangan Baru, Mulya Kencana di Kecamatan Tulangbawang Tengah, panitia pilkati di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan di Kecamatan Tulangbawang Udik, dan panitia pilkati di Tiyuh Bangun Jaya Kecamatan Gunung agung, kata dia, panitia untuk segera menetapkan para calon kepalo tiyuh yang akan mengikuti Piklati serentak tahun 2020 ini.

“Nah, setelah penetapan calon kepalo tiyuh ini, tahapan Pilkati serentak selanjutnya kami tunda sampai batas waktu yang akan ditentukan selanjutnya dengan menyesuaikan situasi selanjutnya,” jelasnya.

Mansyur menjelaskan penundaan tahapan Pilkati tersebut, menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Tulang Bawang Barat Nomor: 100/114/I.01/TUBABA/ 2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Upaya Pencegahan Penyakit Virus Corona (Covid-19).

“Setelah ditetapkannya calon katiyuh melalui berita acara, panitia tingkat tiyuh tidak diperkenankan langsung melakukan penetapan nomor urut calon katiyuh terlebih dahulu,” pungkasnya. (Arie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here