BERBAGI

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pengalihan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dari sekolah ke rumah-rumah siswa dari tingkat PAUD/RA, SD/MI, hingga SMP/MTs di Kabupaten Tulangbawang Barat diperpanjang hingga 12 April 2020 mendatang.

Perpanjangan tersebut dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), termasuk sebagai upaya memutus mata rantai penyebarannya. Hal ini diungkapkan Kepala Disdik Tubaba, Budiman Jaya, S.STP, M.IP saat berbincang-bincang dengan wartawan, Selasa (24/3).

“Artinya, tujuan KBM di rumah ini untuk melindungi diri masing-masing,” kata dia.

Dia menjelaskan, KBM di rumah yang semula ditetapkan berlangsung sampai 29 Maret 2020 sesuai Surat Edaran Bupati Nomor: 443/01/II.01/TUBABA/2020 tanggal 16 Maret 2020, tentang Pencegahan Covid-19, diperpanjang sampai tanggal 12 April 2020 sesuai Surat Edaran Bupati Nomor: 443/02/II.01/TUBABA/2020 tanggal 24 Maret 2020, tentang Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

“Tidak hanya siswa, kegiatan guru dan tenaga kependidikan juga harus diawasi. Ini menjadi tanggung jawab pengawas atau penilik sekolah dan kepala sekolah,” ulasnya.

Oleh karenanya, lanjut Budiman, jangan sampai waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar di rumah justru dimanfaatkan siswa untuk bepergian atau berlibur ke luar Tubaba.

“Kalau sampai itu terjadi dan siswa kedapatan keluar daerah maka kami tidak akan segan-segan memberikan sanksi terutama kepada kepala sekolahnya, sebab upaya kita ini adalah demi kebaikan bersama,” tegasnya.

Namun, sejauh ini pihak sekolah menurutnya melaksanakan kebijakan itu dengan cukup baik, bahkan ibadah siswa justru lebih meningkat.

Disdik Tubaba, kata dia, akan selalu memantaunya dengan terjun langsung ke sekolah-sekolah secara acak.

“Kami juga menyiapkan grup WhatsApp untuk menerima laporan langsung mengenai kegiatan siswa selama KBM di rumah dan wajib menyertakan foto di setiap laporan. Yang jelas, semua akan berjalan efektif jika semua pihak bergerak bersama, baik pengawas sekolah, kepala sekolah, tenaga kependidikan, orang tua dan peserta didik,” terangnya.

Untuk itu, selain kepada pihak sekolah baik kepala sekolah maupun guru, Budiman Jaya juga meminta peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya selama KBM di rumah tersebut berlangsung.

“Tanpa peran dari orang tua, tentu hal ini akan sulit untuk berjalan maksimal. Kami berharap, orang tua masing-masing siswa juga berperan aktif dan memastikan putra-putrinya tidak bepergian atau berlibur ke luar daerah,” harapnya.

Kadisdik Tubaba ini juga mengingatkan kepada seluruh kepala sekolah mulai dari tingkat PAUD/RA, SD/MI, hingga SMP/MTs untuk terus memantau aktivitas dan keberadaan siswanya selama KBM berlangsung di rumah.

“Kami imbau kepada pengawas sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan peserta didik agar tetap menjaga kesehatan, menjaga jarak, serta menghindari perkumpulan atau keramaian agar terhindar dari serangan Covid-19,” pungkasnya. (Arie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here