Tubaba Matangkan Program Tapal Batas

Redaksi

Selasa, 20 Agustus 2019 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus mematangkan program penetapan tapal batas wilayah tiyuh di daerah setempat. Dengan ditetapkannya tapal batas tersebut, diharapkan akan semakin mempertegas batas wilayah administrasi masing-masing pemerintah tiyuh di Tubaba.

Di satu sisi, Bagian Adwil pada Sekretariat Daerah Tubaba yang membidangi masalah ini, saat ini juga tengah intens menyelesaikan Batas Wilayah antara Kabupaten Tubaba dengan Kabupaten Way Kanan. Sebab, hingga saat ini batas wilayah Kabupaten Tubaba dengan Way Kanan, Lampung Tengah, Tulang Bawang, dan Mesuji belum ada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang mengaturnya.

\”Untuk Way Kanan draftnya sudah dibuat, dan saat ini kami tengah intens melakukan verifikasi draft tersebut ke lapangan baik dengan kementerian, pemprov dan pemerintah Kabupaten Way Kanan, termasuk masyarakat,\”ungkap Miral Hayadi, Kabag Adwil Setdakab Tubaba saat ditemui Netizenku.com di ruang kerjanya, Selasa (20/8).

Baca Juga  BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya, Pemkab Tubaba Ingatkan Warga Jangan Tergiur Hasil Instan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penetapan tapal batas wilayah ini penting dilakukan guna menunjukkan batas legalitas wilayah dalam rangka memberikan pelayanan administrasi secara maksimal, dan pemenuhan hak-hak dari pusat yang perlu di selesaikan secara tuntas.\”Untuk Selesaikan tapal batas ini sangat komplek permasalahannya dan tidak bisa sembarangan, dan kami harus melibatkan berbagai pihak. Dan perlu diketahui masyarakat, batas administrasi pemerintahan ini tidak merubah kepemilikan atas tanahnya,\” paparnya.

Disamping itu, Miral juga meminta aparatur tiyuh di kabupaten setempat dapat menindaklanjuti penyelesaian tapal batas antar tiyuh untuk tiyuh yang tidak bersinggungan dengan batas wilayah kabupaten lain.\”Hasil pemetaan BIG tahun  2018, baru 41 tiyuh di 4 Kecamatan yang sudah ada batas wilayah secara Kartometrik, dan ini perlu segera ditindaklanjuti oleh pemerintah tiyuh sampai ada kesepakatan batas wilayah tersebut, sehingga nantinya dapat ditindaklanjuti dengan diterbitkannya Perbup tentang batas wilayah tiyuh.

Baca Juga  Tubaba Kejar Puskesmas Mandiri, Didorong Tak Lagi Bergantung APBD

“Semetara untuk tiyuh yang berbatasan langsung dengan kabupaten lain menunggu ketetapan tapal batas antar kabupaten yang diatur dalam permendagri,\” katanya.

Untuk menyelesaikan program batas wilayah antar tiyuh lanjut Miral Hayadi, pemerintah tiyuh telah menganggarkan dana sekitar 30 juta rupiah yang di alokasikan melalui dana desa (DD) dalam Peraturan Tiyuh tenyang Anggaran Pendapatan dan Belanja Tiyuh (APBT) tiap tiyuh/desa.

Sementara itu tokoh masyarakat Tubaba Paisol, SH yang juga anggota DPRD Tubaba mengharapkan kepada Pemkab agar sebelum menetapkan tapal batas wilayah dengan kabupaten tetangga, agar terlebih dahulu menggelar rapat bersama dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat, utamanya yang terkait dengan batas-batas tanah hak Ulayat marga antara lain masyarakat tiyuh Karta, gunung Katun Tanjungan, Gunung Katun Malay, Gedung Ratu, Panaragan, Penumangan, Pagar Dewa, Gunung Terang dan Gunung Agung, karena menurutnya para tokohlah yang memahami betul soal sejarah wilayah Tubaba.

Baca Juga  Bapenda Tubaba Genjot PAD 2026 Lewat Digitalisasi dan Jemput Bola

\”Saya menyarankan kepada Pemkab Tubaba, agar menggelar rapat bersama Tokoh adat dan tokoh masyarakat Tubaba terkait batas wilayah administrasi dengan kabupaten Tetangga, karena merekalah yang memahami betul tentang batas wilayah marga tersebut,\” pungkasnya kepada wartawan, Selasa (20/8) melalui sambungan telpon selulernya. (Arie)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Lampung Catat Inflasi September 0,14 Persen, Terendah di Sumatera

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Deni Ribowo Apresiasi Penghargaan KPK untuk Pendidikan Antikorupsi Lampung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Gubernur Mirza Kukuhkan Kepala BPKP dan Pengurus AAIPI Lampung 2026–2029

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan RSUDAM Berbenah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Marindo Lantik Gadriyanto Abung sebagai Kasatpol PP dan Lukman Pura Direktur RSUDAM

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Pemprov Lampung Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan melalui Kaderisasi Bandarlampung —

Berita Terbaru

Pringsewu

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:52 WIB

Lampung Selatan

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:44 WIB

Lampung

IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:27 WIB