Tubaba Art Festival Pamerkan Proses Pembuatan Seni Barang Keramik

Redaksi

Jumat, 4 November 2022 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Gelaran Tubaba Art Festival (TAF)#6 tahun 2022 ini memamerkan proses pembuatan seni barang keramik yang dibuat menggunakan tanah Uluan Nughik di Studio Kemarik, di Uluan Nughik, Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Di tengah kunjungan Sekretaris Daerah Kabupaten Tubaba Ir Novriwan Jaya SP, Kepala Kejari Tubaba Sri Haryanto, SH.MH, Ketua DPRD Ponco Nugroho, ST, Kepala Disporapar provinsi dan kabupaten, beberapa jajaran Forkopimda dan OPD, Manajer Pameran Tanoh Nughik Baskoro Wicaksono mengungkapkan dalam pameran tersebut panitia menunjukkan proses pembuatan keramik dari awal sampai jadi sebuah bentuk yang bernilai.

“Seperti vase ini, ini merupakan yang kita proses, di sini kita menunjukkan proses dari pembuatan sampai jadi. Ini kita bakar setengah dari seharusnya sampai matang sekitar 1200 derajat, tapi kita bakar dengan suhu 600 derajat Celcius,” kata dia ditengah menjelaskan proses pembuatan kepada rombongan Sekda, Kajari, ketua DPRD dan beberapa pengunjung lainnya, usai Sekda membuka kegiatan tersebut secara resmi, Jumat (4/11).

Baca Juga  Wabup Tubaba Ikuti Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Daerah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dibakar dengan suhu 600 derajat celcius, lanjut dia, maka black vase tersebut visualnya terlihat berwarna hitam gosong. Memang ketika vase itu dibakar 1200 celcius hasilnya akan mengkilap.

“Dari situ kita menunjukkan, mengedukasi kepada masyarakat, para pengunjung bahwa setiap tahapan proses pembuatan keramik itu bagi kami para pelaku seni sangat berharga. Sebab, walaupun barang itu prosesnya tidak sampai jadi, namun itu sudah memiliki nilai seni yang tinggi dan berharga serta memiliki nilai ekonomis ketika kita jual,” ulasnya.

Baca Juga  Mirza Irawan Dwi Atmaja Resmi Pindah ke Pemprov Lampung

Dia menjelaskan, dalam pameran seni keramik tersebut, memiliki tujuan untuk mengedukasi masyarakat, bagaimana proses pembuatan seni keramik.

“Di pameran ini kita tidak selalu memajang barang yang jadi. Ada dari berbentuk tanah yang belum diolah, barang setengah jadi yang bentuknya tak beraturan, mulus, gosong, dan barang yang sudah jadi yang sudah bisa dimanfaatkan untuk pot bunga, pajangan, table ware, dan lainnya. Barang barang tidak kita kasih harga karena memang itu tidak dijual tapi yang bisa kita ambil adalah agar masyarakat lebih belajar tentang proses,” ungkapnya.

Menurut Baskoro, Tanah Uluan Nughik kualitas untuk pembuatan barang-barang keramik memang lebih bagus. Akan tetapi membutuhkan proses yang panjang lantaran tanah di Tubaba khususnya kawasan Uluan Nughik banyak mengandung pasir. Sehingga sejak awal di Lounching pada Bulan Mei 2022 lalu, para seniman memproduksi barang-barang seni keramik menggunakan tanah dari luar Tubaba dan mengolah dan meneliti tanah Tubaba, bahkan sudah banyak membuahkan hasil karya seni keramik yang bernilai.

Baca Juga  Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

“Kalau tanahnya sudah diproses memang bagus. Tapi memang treatment nya lumayan lama. Jadi, kita harus memisahkan tanah liat dengan pasir dulu caranya di buat jadi lumpur, lalu setelah menjadi tanah liat kita jemur dulu supaya tanah itu elastis dan lebih mudah dibentuk. Ya itu lumayan lama ya mungkin untuk pengolahan dari ngambil sampai bisa dipakai itu sekitar tiga minggu,” tutupnya. (Arie/Leni)

Berita Terkait

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis
SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api
DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah
Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak
Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut
Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:37 WIB