Liwa (Netizenku.com): Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), bukan hanya sebatas membangun fisik, tetapi membangun jiwa gotong-royong masyarakat Indonesia, yang merupakan warisan nenek moyang.
Hal tersebut disampaikan Komandan Satuan Tugas (Dan Satgas) TMMD 106 di Pekon Bandar Agung kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) Lampung Barat, Letkol Kav Adri Nurcahyo, M.Si, Selasa (22/10).
\”Kita tahu bahwa tradisi gotong-royong merupakan jiwa masyarakat Indonesia, dan itu harus kita lestari dan budayakan, sehingga akan tetap terjaga hingga ke generasi penerus kita,\” kata Adri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gotong-royong, kata dia selain mempermudah dan mempercepat pembangunan fisik yang dibutuhkan masyarakat juga, membangun tali silaturahmi, sehingga dilingkungan masyarakat yang tetap menjaga gotong-royong, akan tetap guyub dan kompak.
\”Saat ini kita membangun jembatan, membuka badan jalan, gorong-gorong, serta berbagai fasilitas lain baik untuk kepentingannya umum maupun kebutuhan rumah tangga, seperti jamban, dapat selesai dalam waktu relatif singkat, anggaran yang lebih sedikit, karena semua dilakukan dengan sistem gotong-royong,\” jelas Adri.
Maka kata Adri, pasca TMMD yang akan berakhir 31 Oktober mendatang, jiwa gotong-royong harus tetap menjadi budaya masyarakat terutama BNS, tetap jalin kebersamaan dan silaturahmi, karena hal tersebut akan mendukung terciptanya keamanan dan kedamaian.
\”Saya yakin Lampung Barat aman dan damai, karena adanya jiwa gotong-royong, termasuk ronda malam yang secara rutin dilaksanakan, dan saat gotong-royong, masyarakat dapat saling cerita, sehingga akan terbuka wawasan untuk kemajuan wilayah kita masing-masing,\” kata Adri.
Menurut Adri, semua program TMMD 106, saat ini sudah tahap finishing atau perapihan, sehingga kegiatan yang akan berakhir pekan depan tersebut, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan tersedianya infrastruktur jalan dan jembatan serta gorong-gorong yang bermanfaat untuk pengairan sawah warga.
\”Alhamdulillah berkat kerja keras seluruh Satgas, semua yang kita rencanakan sudah hampir rampung, dan harapan saya semua fasilitas yang kita bangun dengan cucuran keringat akan di rawat dan dimanfaatkan dengan baik, sehingga akan meningkatkan produktivitas pertanian dan mempermudah mobilisasinya,\” tandas Adri yang juga Dandim 0422 Lampung Barat. (Iwan)








