Tapis Cantik Mulang Tiyuh Jadi Rebutan di Festival Kemilau Tapis

Redaksi

Rabu, 24 November 2021 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hj Siti Rahayu memamerkan Kain Tapis Cantik Mulang Tiyuh di stan Dekranasda Bandarlampung pada Festival Kemilau Tapis, 24-26 November 2021 di Hotel Sheraton, Bandarlampung. Foto: Netizenku.com

Hj Siti Rahayu memamerkan Kain Tapis Cantik Mulang Tiyuh di stan Dekranasda Bandarlampung pada Festival Kemilau Tapis, 24-26 November 2021 di Hotel Sheraton, Bandarlampung. Foto: Netizenku.com

“Saya bawa 11, habis ada yang pesan. Harganya Rp7,5 juta per potong kalau sepasang Rp13,5 juta,” kata dia.

“Ibu Sandiaga Uno juga sudah pesan, lagi mau dikirim, membantu mempromosikan produk UMKM kita,” lanjut dia.

Asal Mula Tapis Cantik Mulang Tiyuh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahayu menuturkan ide membuat Tapis Cantik Mulang Tiyuh tercetus dua tahun lalu. Saat itu dirinya mengunjungi Museum Tapis di Jakarta.

Baca Juga  HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

“Saya foto-foto, salah satu di antaranya tapis lama ada (motif) orang tapi bentuknya enggak seberapa, zaman dulu ya. Nah saya terinspirasi dari situ,” kata dia.

Pemilik sanggar Rahayu Gallery di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 3, Tanjungsenang ini kemudian mencoba membuat desain motif sendiri berdasarkan foto-foto tapis lama dari museum.

“Tercetuslah nama Tapis Cantik Mulang Tiyuh. Tapisnya memang cantik, Mulang Tiyuh itu beramai-ramai bersiap pulang ke kampung ingin membangun kampung,” ujar dia.

Baca Juga  GKPI Bandar Lampung Gelar Pesta Gotilon, Hidupkan Semangat Marsiadapari

Dalam proses pembuatannya, lanjut Rahayu, dirinya memberdayakan ibu-ibu rumah tangga (IRT). Namun tidak sembarang IRT, ada 15 orang yang merupakan binaan Rahayu Gallery.

Sehelai kain Tapis Cantik Mulang Tiyuh berukuran 1,75 meter membutuhkan waktu satu bulan dimana seluruh bahan-bahan pembuatannya berasal dari Lampung.

“Ibu rumah tangga ya, kalau dikerjakan serius ada yang satu bulan satu (potong). Tapi ada juga yang satu bulan setengah, tiga bulan, tergantung keadaan mereka,” kata dia. (Josua)

Baca Juga  Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan

Berita Terkait

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading
Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir
Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha
Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton
Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB