Tanpa Alat Berat Petugas Buka Akses Jalan Longsor Kubu Perahu

Redaksi

Minggu, 28 Maret 2021 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Jalan Liwa Lampung Barat-Krui Pesisir Barat, tepatnya kilometer 2 Pekon Kubu Perahu Balikbukit, Lampung Barat, sempat lumpuh sekitar dua jam, akibat jalan longsor, aspal mengelupas dan pohon tumbang, pasca hujan lebat mengguyur wilayah tersebut.

Kecepatan pembukaan akses jalan tersebut, berkat kerja keras tim BPBD, anggota TNI, Trajang, Pol PP, dan puluhan anggota Laskar Merah Putih (LMP) setempat yang baru selesai mengikuti pelatihan bela negara. Walaupun dalam bekerja tanpa menggunakan alat berat.

Baca Juga  AKP Dyvia Ardianto Terpilih Ikuti Studi Banding Sistem Kepolisian di Jepang

Salah satu warga yang sempat tersendat akibat bencana tersebut, mengaku semangat gotong-royong berbagai pihak, walaupun tanpa alat berat, mampu dengan cepat membuka akses jalan tersebut sehingga kendaraan dapat kembali melintas. Tetapi kata dia, selama proses evakuasi material longsor dirinya tidak melihat dari Dinas PU PR Lampung Barat terutama bidang Bina Marga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Salut, walaupun hujan terus mengguyur, puluhan orang, dari BPBD, TNI, LMP, Pol PP, Kepolisian, Trajang, Tagana dan beberapa elemen masyarakat lain, hanya dengan alat seadanya mampu membuka akses jalan yang tertutup material longsor, tetapi sampai jalur tersebut kembali dapat dilintasi, tidak terlihat petugas dari Dinas PU PR Lampung Barat serta tidak ada alat berat milik pemerintah, setempat,\” kata dia.

Baca Juga  Parosil, Satu-satunya Bupati yang Diundang Rapat Pengembangan Vokasi di Jakarta

Sementara Dandim 0422 Lampung Barat, Letkol Czi Benni Setiawan, M.Han, mengatakan setelah mendapat informasi jalan Liwa-Krui longsor, dirinya bersama anggota langsung menuju titik bencana tersebut, dan berkat kerja keras walaupun hanya menggunakan skop dan cangkul akses jalan kembali terbuka.

\”Alhamdulillah jalan Liwa-Krui sudah kembali dapat dilalui oleh kendaraan. Setelah saya dapat informasi langsung turun ke lokasi bersama anggota, dan atas kerjasama kawan-kawan dari BPBD, Polri, LMP, anggota Trajang dan pihak lain, dengan alat seadanya, seperti skop, cangkul bahkan sebagian material longsor diangkat dengan tangan, saat ini kendaraan sudah dapat lewat, tetapi kami imbau untuk tetap hati-hati karena jalan licin,\” kata dia. (Iwan/len)

Berita Terkait

Dua Tokoh Ambil Formulir Pendaftaran Calon Kepala Daerah di PDI Perjuangan
Warga Tembelang Temukan Jejak Harimau Sumatera Kelilingi Kandang Sapi
PS Siliwangi-TP Sriwijaya Dukung Mukhlis Basri Maju Pilgub Lampung
48 Siswa SMA Negeri 1 Liwa Lolos SNBP
Tribal Bandarlampung Jelajahi Jalur Trajang Lambar, Ini Rutenya
Edi Novial-Mad Hasnurin, Sepakat Nyawa Manusia Lebih Berharga dari Harimau
Teror Harimau di Suoh, MB Minta Penanganan Cepat
Bambang Kusmanto Kantongi Suara Terbanyak Dapil Lambar 1

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 12:30 WIB

Cuaca Lampung Diprediksi Berawan-Hujan Ringan, Aman untuk Penyeberangan

Kamis, 18 April 2024 - 21:58 WIB

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 April 2024 - 19:49 WIB

DPD PDI Perjuangan Santai Tanggapi Rumor Umar Ahmad-Edi Irawan

Kamis, 18 April 2024 - 13:38 WIB

Lampung Memperkaya Kalender Pariwisata dengan 90 Kegiatan Tahun 2024

Kamis, 18 April 2024 - 12:42 WIB

6 Trayek Baru Angkutan Perintis Lampung Diajukan

Rabu, 17 April 2024 - 20:26 WIB

Musim Selancar, Disparekraf Lampung Klaim Telah Lakukan Koordinasi

Rabu, 17 April 2024 - 19:47 WIB

Arinal Apresiasi Komitmen ASN Lampung Pasca Libur Lebaran

Rabu, 3 April 2024 - 07:36 WIB

Perpusda Lampung Merabah Desa 

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tubaba Beri Bantuan Jamban Sehat di Tumijajar

Jumat, 19 Apr 2024 - 10:33 WIB

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB