Surati Bupati Tak Berujung, Puluhan Warga Sidodadi Unjuk Rasa

Redaksi

Selasa, 7 Juli 2020 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Puluhan masyarakat dan pedagang, di Dusun Ringgung RT 002 RW 001 Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandang, Kabupaten Pesawaran, melakukan unjuk rasa di depan kantor  Pemkab setempat. Kedatangan mereka yang didominasi kaum ibu-ibu pedagang ini lantaran kesal karena sudah dua kali mengirimkan surat kepada bupati, namun keinginan mereka belum juga ada kepastian.

Para warga ini meminta agar akses jalan dari Dusun Ringgung, Desa Sidodadi, RT 002 Rw 001 Kecamatan Teluk Pandan, yang telah ditutup oleh Anton selaku pemilik akses jalan tersebut segera dibuka kembali.

\”Kami masyarakat kecil minta jalan yang ditutup oleh bapak Anton dengan tembok dan batu serta tanah yang digundukkan di jalan tempat kami melintas segera dibuka kembali, karena itu kami anggap tidak manusiawi,\” kata ibu War salah satu pedagang di wisata Pantai Ringgung sambil beruraian air mata, Selasa (7/7).

Diutarakan ibu setengah baya ini, akibat penutupan jalan tersebut dirinya bersama masyarakat yang tinggal di dusun itu tidak bisa ke luar mencari nafkah dengan berjualan.

\”Dampak penutupan jalan itu, kami jadi miskin, kami tidak makan bahkan ada yang maling di tempat kami sendiri, kami dilahirkan juga dibesarkan di sana kenapa akhirnya seperti ini. Sebelumnya ada penutupan jalan ini tidak pernah terjadi. Saat ini bukan saja Covid-19 yang menyakiti kami, tapi malah saudara kami sendiri yang tega, kenapa orang kaya tega dengan kami,\” ucapnya dengan nada lirih.

Dilanjutkannya, yang membuat kesal masyarakat, permasalahan ini sebelumnya sudah pernah dilaporkan kemana-mana,  bahkan ke pihak bupati. Namun tidak juga memberikan solusi.

Baca Juga  Kontainer Tak Fungsi, Masyarakat Pesawaran Lebih \'Demen\' Buang Sampah Sembarangan

\”Keluhan ini saya sudah lapor ke mana-mana , lapor ke kepala desa, Polsek, camat, Dinas Pariwisata, juga ke Dinas Perikanan bahkan ke Pemkab, tapi hasilnya nihil, saya sedih bapak- bapak yang saya pilih kemarin ke mana saat ini, melayangkan surat kepada bupati sudah dua kali, sekarang kami ke sini masih ditunda lagi, dengan alasan begini-begitu, yang kami perlukan di sini kepastian untuk jalan itu. Ke mana power kalian sebagai pejabat tidak bisa membela rakyatnya,\” keluhnya.

Menanggapi aksi masa yang dilakukan puluhan warga tersebut, Sukur selaku Asisten I Pemkab Pesawaran mengatakan, terkait hal itu pihak Pemkab saat ini masih berupaya memfasilitasi permasalahan tersebut.

\”Itu bukan unjuk rasa, tapi menyampaikan aspirasi dari masyarakat Teluk Pandan, bahwa tiga minggu yang lalu kita sudah adakan pertemuan dengan pihak terkait, seperti pak Samsurijal dan pihaknya pak Anton, dan sudah kita lakukan cek lapangan. Diketahui ada sedikit tarik menarik titik koordinat yang harus diselesaikan mengenai sengketa lahan milik mereka berdua, yang kepemilikannya belum tahu siapa, apakah akses jalan itu milik Samsurijal atau masuk dalam lahan milik pak Anton ini yang belum jelas,\” kata Sukur.

Baca Juga  Kabid Terjaring OTT, Kantor Disdikbud Pesawaran Dijaga Ketat

Menurut Sukur permasalahan ini akan dilaporkannya terlebih dahulu ke pimpinan, dalam hal ini bupati.

\”Yang menutup akses jalan ini adalah pak Anton, makanya terkait hal ini akan kita sampaikan dulu ke pimpinan, bahwa keinginan masyarakat jalan itu agar bisa dibuka kembali, pokoknya kita tunggu hari Kamis nanti, apa perkembangan lebih lanjut karena keduanya akan kita panggil,\” janji Sukur. (Soheh/len)

Berita Terkait

Disdikbud Pesawaran “Mengakali” Proyek Pembangunan Lab Tanpa Perabot
Dendi Siap Terima dan Dukung Kebijakan Presiden Terpilih
Dinas Pendidikan Pesawaran, Diduga Lakukan Penyimpangan Proyek Pengadaan 2023
Duet Aries Sandi-M Nasir Lahirkan Pertarungan Pemilukada Pesawaran
Bupati Pesawaran Ajak Warga Wujudkan Pilkada Sehat dan Beradab
M Nasir Siap Dampingi Aries Sandi Maju Pilbup Pesawaran
MPAL Lampung Dukung Pelaporan MPAL Pesawaran ke Kejari
Tenun Talam Pesawaran Melenggang di Bali Fashion Parade 2024

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:25 WIB

Relawan Kami Gibran Temui RMD, Bahas Koneksitas Program Prabowo-Gibran dengan Program Pemprov Lampung

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:09 WIB

Keterlibatan Parpol dan ‘Titip Nama’ Petugas Coklit Jadi Perhatian Bawaslu

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:35 WIB

Bawaslu Bandarlampung Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih untuk Pilkada 2024

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:45 WIB

Dinilai Anggap Remeh, KPU Bandarlampung akan Didemo 

Minggu, 9 Juni 2024 - 23:02 WIB

RMD Resmikan Rumah Relawan

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:31 WIB

Partai Perindo Lampung Gelar Fit and Proper Test Calon Bupati dan Wakil Bupati Tubaba

Minggu, 9 Juni 2024 - 16:31 WIB

Hanya 8 Parpol yang Terima Dana Hibah Pemkot Balam

Sabtu, 8 Juni 2024 - 21:33 WIB

Mantan Guru SMP Kenang Rahmat Mirzani Djausal: “Cerdas, Berakhlak, dan Aktif”

Berita Terbaru

Pejuang Siliwangi Kabupaten Tubaba menyatakan Sikap Dukungannya kepada Nona (Novriwan Jaya-Nadirsyah). (Arie/NK)

Tulang Bawang Barat

Pejuang Siliwangi Tubaba Dukung Pasangan Novriwan-Nadirsyah Maju Pilkada

Jumat, 21 Jun 2024 - 21:09 WIB

Suasana program

Pringsewu

Polres Pringsewu Ajak Masyarakat Ciptakan Situasi Kamtibmas

Jumat, 21 Jun 2024 - 20:27 WIB

Sri Haryanto (Kajari Tubaba lama) saat berjabat tangan tanda perpisahan dengan  Novriwan Jaya, usai kegiatan Pisah Sambut Kajari Tubaba di Aula Rumdis Bupati, Panaragan Jaya, Jumat (21/6/2024). (Arie/NK)

Tulang Bawang Barat

Mantan Kejari Tubaba Sebut Novriwan “Bupati” di Hadapan Firsada

Jumat, 21 Jun 2024 - 20:05 WIB

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (UPTD PPPA) Provinsi Lampung, Rya Melanie,  ketika diwawancarai di ruang kerjanya. Foto: Arsip Luki.

Lampung

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Didominasi KDRT

Jumat, 21 Jun 2024 - 17:00 WIB