Stok Pangan Aman Hingga Idulfitri 1442 H Meski Ada Kenaikan

Redaksi

Jumat, 23 April 2021 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Adiansyah, saat ditemui usai rapat bersama Wali Kota Bandarlampung di Gedung Semergou, Kamis (22/4). Foto: Netizenku.com

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Adiansyah, saat ditemui usai rapat bersama Wali Kota Bandarlampung di Gedung Semergou, Kamis (22/4). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Sejumlah bahan pokok makanan di Kota Bandarlampung dinyatakan aman hingga Idulfitri 1442 H meski beberapa mengalami kenaikan harga.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Adiansyah, berharap kenaikan harga bahan pangan saat menjelang Idulfitri 1442 H tidak terlalu signifikan.

\”Semua stok relatif masih aman kondisinya. Artinya kita berharap ke depan, kalaupun mau ada kenaikan di Idulfitri tidak terlalu signifikan karena barang ada. Yang susah ini kalau barang tidak ada, harga melejit karena banyak permintaan,\” kata Adiansyah, Jumat (23/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan stok pangan di tingkat distributor, supermarket, dan pasar tradisional berbeda-beda demikian halnya dengan harga.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Menurut Adiansyah, dari tahun ke tahun para pedagang sudah menyimpan stok dan ada barangnya. Diprediksi bulan Ramadan sampai Idulfitri 1442 H stok cukup aman.

\”Kita akan pantau terus, sehingga kalaupun barangnya agak langka, dimana letak langkanya, distribusinya seperti apa. Kita secara rutin akan cek ulang hingga Idulfitri,\” ujar dia.

Adiansyah mengatakan harga kebutuhan pokok bisa diakses di laman http://www.siagabapokbandarlampung.id/.

\”Harga kita update terus di laman, semua pasar ada di situ kecuali pasar tempel. Dan ini kan baru dari Dinas Perdagangan, nanti juga ada dari Tim Pangan yang meninjau,\” kata dia.

Harga Cabai Mengalami Penurunan Harga

Berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan Dinas Perdagangan ke gudang Bulog dan sejumlah supermarket serta pasar tradisional, beberapa item kebutuhan pokok mengalami kenaikan dan penurunan harga yang bervariasi.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

\”Untuk harga ada beberapa item yang mengalami kenaikan dari sebelum Ramadan sampai sekarang hari kesepuluh,\” ujar dia.

Adiansyah menuturkan di supermarket untuk minyak goreng kemasan mengalami kenaikan Rp3.000-Rp4.000. Kemudian harga telur ayam ras naik Rp2.000 dari harga awal Rp21.000.

Selanjutnya daging sapi dari berbagai jenis, seperti daging biasa, bagus, dan tetelan, mengalami kenaikan masing-masing Rp10.000.

\”Kemudian yang di pasar tradisional kalau untuk minyak goreng masih sama, stabil harganya. Telur ayam mengalami kenaikan seperti di supermarket antara Rp2.000-Rp3.000,\” kata dia.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Lalu daging sapi untuk pasar tradisional relatif masih stabil dari Rp120.000-Rp125.000 per-Kg.

Kemudian cabai merah keriting turun dari Rp45.000 ke Rp25.000, di Pasar Tugu dari Rp40.000 turun menjadi Rp32.000.

\”Di Pasar Pasir Gintung dari Rp41.000 jadi Rp25.000,\” ujar dia.

Untuk cabe rawit, lanjut Adiansyah, juga mengalami penurunan dari Rp45.000 menjadi Rp30.000, ada juga yang Rp48.000 menjadi Rp40.000.

\”Kemudian bawang merah juga turun dari sebelum Ramadan, ada yang Rp32.000 di Pasar Panjang di Ramadan ini Rp28.000. Kalau di Pasar Tugu sama-sama Rp30.000, di Pasar Pasir Gintung relatif sama juga,\” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB