oleh

Stok Pangan Aman Hingga Idulfitri 1442 H Meski Ada Kenaikan

Bandarlampung (Netizenku.com): Sejumlah bahan pokok makanan di Kota Bandarlampung dinyatakan aman hingga Idulfitri 1442 H meski beberapa mengalami kenaikan harga.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Adiansyah, berharap kenaikan harga bahan pangan saat menjelang Idulfitri 1442 H tidak terlalu signifikan.

\”Semua stok relatif masih aman kondisinya. Artinya kita berharap ke depan, kalaupun mau ada kenaikan di Idulfitri tidak terlalu signifikan karena barang ada. Yang susah ini kalau barang tidak ada, harga melejit karena banyak permintaan,\” kata Adiansyah, Jumat (23/4).

Dia menjelaskan stok pangan di tingkat distributor, supermarket, dan pasar tradisional berbeda-beda demikian halnya dengan harga.

Menurut Adiansyah, dari tahun ke tahun para pedagang sudah menyimpan stok dan ada barangnya. Diprediksi bulan Ramadan sampai Idulfitri 1442 H stok cukup aman.

Baca Juga  Eva Dwiana: salat Idulfitri 1 Syawal 1442 H di rumah

\”Kita akan pantau terus, sehingga kalaupun barangnya agak langka, dimana letak langkanya, distribusinya seperti apa. Kita secara rutin akan cek ulang hingga Idulfitri,\” ujar dia.

Adiansyah mengatakan harga kebutuhan pokok bisa diakses di laman http://www.siagabapokbandarlampung.id/.

\”Harga kita update terus di laman, semua pasar ada di situ kecuali pasar tempel. Dan ini kan baru dari Dinas Perdagangan, nanti juga ada dari Tim Pangan yang meninjau,\” kata dia.

Harga Cabai Mengalami Penurunan Harga

Berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan Dinas Perdagangan ke gudang Bulog dan sejumlah supermarket serta pasar tradisional, beberapa item kebutuhan pokok mengalami kenaikan dan penurunan harga yang bervariasi.

Baca Juga  Jelang 11 Tahun dan Harapan \'Nakhoda\' Rachmat Hidayat

\”Untuk harga ada beberapa item yang mengalami kenaikan dari sebelum Ramadan sampai sekarang hari kesepuluh,\” ujar dia.

Adiansyah menuturkan di supermarket untuk minyak goreng kemasan mengalami kenaikan Rp3.000-Rp4.000. Kemudian harga telur ayam ras naik Rp2.000 dari harga awal Rp21.000.

Selanjutnya daging sapi dari berbagai jenis, seperti daging biasa, bagus, dan tetelan, mengalami kenaikan masing-masing Rp10.000.

\”Kemudian yang di pasar tradisional kalau untuk minyak goreng masih sama, stabil harganya. Telur ayam mengalami kenaikan seperti di supermarket antara Rp2.000-Rp3.000,\” kata dia.

Baca Juga  Sekelompok Perempuan Bertopeng Muncul di Elephant Park

Lalu daging sapi untuk pasar tradisional relatif masih stabil dari Rp120.000-Rp125.000 per-Kg.

Kemudian cabai merah keriting turun dari Rp45.000 ke Rp25.000, di Pasar Tugu dari Rp40.000 turun menjadi Rp32.000.

\”Di Pasar Pasir Gintung dari Rp41.000 jadi Rp25.000,\” ujar dia.

Untuk cabe rawit, lanjut Adiansyah, juga mengalami penurunan dari Rp45.000 menjadi Rp30.000, ada juga yang Rp48.000 menjadi Rp40.000.

\”Kemudian bawang merah juga turun dari sebelum Ramadan, ada yang Rp32.000 di Pasar Panjang di Ramadan ini Rp28.000. Kalau di Pasar Tugu sama-sama Rp30.000, di Pasar Pasir Gintung relatif sama juga,\” tutup dia. (Josua)

Komentar