SGC Siap Pasarkan Kopi Tubaba ke Mancanegara

Redaksi

Jumat, 30 Agustus 2019 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Grup Perusahaan gula terbesar di Lampung, PT Sugar Group Companies (SGC) siap memasarkan Kopi khas Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) hingga ke Manca Negara.

Hal ini diungkapkannya salah satu petinggi PT SGC Purwati Lee saat menjajal racikan Kopi Tubaba pada louncing Kopi Tubaba yang digelar di Komplek Rumah Baduy, Uluan Nungik, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Pada lounching tersebut, Bu Lee sapaan akrabnya mentester langsung kopi khas Tubaba yang dibagi menjadi tiga (3) varian racikan. Yakni N1 yang terbuat dari kopi jenis liberika dari khas Tubaba yang berasal dari pekarangan-pekarangan warga masyarakat. N2 yang terbuat dari Housebland dari tiga jenis kopi yakni khas Tubaba Niberika dicampur Kopi Semendo, dan dicampur Kopi Lampung asal Lampung Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Inovasi JLABAT, Warga Tubaba Antusias Borong Motor dan HP Murah di Kejari

Selanjutnya, N3 terbuat dari kopi Exselsa juga dari Tubaba yang berasal dari pekarangan warga. Kopi tersebut selain di tester oleh Purwanti juga di tester oleh wisatawan asing pecinta kopi Joshua,  yang dibawa bersama rombongan PT SGC, Ketua sementara DPRD Tubaba Ponco Nugroho ST, ketua TP PKK Ny Kornelia Umar, Ibu Sholeha Herwan istri Sekdakab Tubaba, beberapa anggota DPRD Tubaba dan lainnya.

\”Harum dan rasa kopinya sangat kuat, ketika sudah siap dipasarkan. SGC buka peluang pasarkan Kopi Tubaba. Namun, untuk menjaga kualitas, sangat penting ada konsistensi (tidak ada campuran), dan cara memanennya jangan dipetik kalau masih hijau,\” tuturnya.

Bu Lee mengaku pihaknya saat ini juga tengah mengembangkan usaha Kopi, bahkan juga melakukan pembelian hingga keliling Indonesia yakni sampai ke Papua, Mandailing, Toraja, dan Lampung Barat. Bahkan, penjualan Kopi tersebut (marketing) hingga ke Amerika, Singapura, Jepang, Korea, yang banyak digemari oleh warga Jepang dan Korea.

Baca Juga  Kejurprov LRC 2026 Tubaba Dibuka Meriah di Tengah Hujan

\”Penjualan Kopi kami 500 sampai 1000 ton pertahun, dan Tubaba punya prospek dan potensi jika akan mengembangkan Kopi Khas Tubaba, kami siap pasarkan dan diberi harga tinggi seperti di Papua,\” paparnya.

Purwati juga memberi semangat kepada Pemkab Tubaba dan masyarakat untuk meneruskan langkah dalam pengembangan Kopi Tubaba, walaupun daerah Kabupaten Tubaba bukan termasuk penghasil Kopi.

\”Saya merasa ingin selalu dekat dengan Bupati Umar Ahmad dan ibu, karena beliau ini artistik, dalam pekerjaan yang rumit, membuat hati sejuk, tenaga dan kharismanya lebih besar. Artistik, jiwa senimannya bukan hanya menjadi hobi bupati tapi jiwa itu dibagi-bagikan ke masyarakat Tubaba, saya bangga,\” puji Lee kepada Umar Ahmad.

Baca Juga  Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

Sementara itu, Umar Ahmad, mengatakan Kopi Tubaba adalah kopi yang berasal dari pekarangan warga masyarakat Tubaba yang banyak ditemukan dengan varietas Exelsa dan Liberika. Bahkan, kopi yang dilounching tersebut adalah kopi yang dipetiknya langsung dari pekarangan warga.

\”Kopi Liwa, Semendo, Tanggamus memang enak. Tetapi Tubaba punya cara khusus kopi tersebut jauh lebih enak jika di Tubabakan dulu, yakni proses pengkopiannya (seperti varian N2-red),\” kata dia.

Umar merasa bangga, jajaran Pimpinan SGC di tengah padatnya kegiatan perusahaan dapat menghadiri kegiatan Festival Tubaba dan Lounchig Kopi Tubaba.

\”Kami Bangga SGC bisa hadir di tengah-tengah kami,\” kata Umar disela menjelaskan Tubaba bukan hanya sekedar singkatan namun Masa Depan Tubaba dengan ciri arsitektur, dan asal Kota Budaya Uluan Nungik, dan Rumah Baduy bisa sampai ke Tubaba. (Arie)

Berita Terkait

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis
SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api
DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah
Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak
Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut
Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB