Setelah Rektor Malahayati, Kini Giliran Aom Karomani yang Berbagi Kurma

Redaksi

Minggu, 3 Juni 2018 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Setelah diisi oleh Rektor Universitas Malahayati, Muhammad Khadafi, kini puluhan peserta yang mengikuti Kuliah Ramadhan (Kurma) II oleh Kelompok Studi Kader (Klasika) pada Minggu (3/6) sore mendapatkan pencerahan dari Wakil Rektor III Universitas Lampung, Aom Karomani.

Dalam kesempatan ini, Aom mengisi Kurma II dengan tajuk “Agama dan Pendidikan Kritis dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”. Aom pun turut mengajak para peserta yang berlatar belakang sebagai mahasiswa, pemuda dan seniman, untuk mempelajari kedalaman nilai agama agar tak terjerumus dalam kesesatan yang membawa kerugian bagi orang banyak.

\”Akar mula radikalisme bisa kita telisik lewat sejarah, munculnya radikalisme disebabkan oleh pembacaan yang salah terhadap teologi. Ini ditunjukkan oleh kelompok khawarij,\” kata Aom.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Direktur Klasika, Ahmad Mufid, kegiatan kuliah ramadhan kali ini dimaksudkan untuk mengajak para generasi muda untuk cerdas melihat fenomena yang terjadi di masyarakat, terutama  dalam menanggapi persoalan radikalisme.

\”Kegiatan kuliah ramadhan ini semata-mata untuk menciptakan ruang dialogis yang mencerdaskan,  sekaligus merefleksi dan memaknai  kembali kebhinekaan,” ujar Mufid.

\”Harapan kami ke depan puluhan peserta disini dapat menyampaikan esensi dari materi yang telah disampaikan oleh narasumber. Ini bagaimana kita turut menjaga falsafah bangsa, salah satunya kebhinekaan,\” singkatnya.

Diketahui, kegiatan ini diselenggarakan di Rumah Ideologi Klasika yang beralamat di Jalan Sentot Ali Basa, Gang Pembangunan A5, Sukarame, Bandarlampung. Dan pada beberapa hari ke depan, masih ada beberapa tokoh Lampung yang akan menjadi narasumber dalam kegiatan Kurma II yang dibuka secara umum ini.(Agis)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB