oleh

Setelah Rektor Malahayati, Kini Giliran Aom Karomani yang Berbagi Kurma

Bandarlampung (Netizenku.com): Setelah diisi oleh Rektor Universitas Malahayati, Muhammad Khadafi, kini puluhan peserta yang mengikuti Kuliah Ramadhan (Kurma) II oleh Kelompok Studi Kader (Klasika) pada Minggu (3/6) sore mendapatkan pencerahan dari Wakil Rektor III Universitas Lampung, Aom Karomani.

Dalam kesempatan ini, Aom mengisi Kurma II dengan tajuk “Agama dan Pendidikan Kritis dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”. Aom pun turut mengajak para peserta yang berlatar belakang sebagai mahasiswa, pemuda dan seniman, untuk mempelajari kedalaman nilai agama agar tak terjerumus dalam kesesatan yang membawa kerugian bagi orang banyak.

Baca Juga  Klasika \'Ngalap Berkah\' ke Lamteng

\”Akar mula radikalisme bisa kita telisik lewat sejarah, munculnya radikalisme disebabkan oleh pembacaan yang salah terhadap teologi. Ini ditunjukkan oleh kelompok khawarij,\” kata Aom.

Sementara itu, Direktur Klasika, Ahmad Mufid, kegiatan kuliah ramadhan kali ini dimaksudkan untuk mengajak para generasi muda untuk cerdas melihat fenomena yang terjadi di masyarakat, terutama  dalam menanggapi persoalan radikalisme.

Baca Juga  1.877 Mahasiswa Itera KKN Daring di 118 SMA

\”Kegiatan kuliah ramadhan ini semata-mata untuk menciptakan ruang dialogis yang mencerdaskan,  sekaligus merefleksi dan memaknai  kembali kebhinekaan,” ujar Mufid.

\”Harapan kami ke depan puluhan peserta disini dapat menyampaikan esensi dari materi yang telah disampaikan oleh narasumber. Ini bagaimana kita turut menjaga falsafah bangsa, salah satunya kebhinekaan,\” singkatnya.

Diketahui, kegiatan ini diselenggarakan di Rumah Ideologi Klasika yang beralamat di Jalan Sentot Ali Basa, Gang Pembangunan A5, Sukarame, Bandarlampung. Dan pada beberapa hari ke depan, masih ada beberapa tokoh Lampung yang akan menjadi narasumber dalam kegiatan Kurma II yang dibuka secara umum ini.(Agis)

Baca Juga  Transisi Status Kampus Jadi Alasan Ijazah UIN tak Terdaftar di Forlap Dikti

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *