Setelah 4 Jam Aksi, Ini Janji Dekan Ushuluddin

Redaksi

Senin, 12 Maret 2018 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dekan Fakultas Ushuluddin sampaikan janji kepada ratusan Mahasiswa Psikologi Islam, di halaman Rektorat UIN Lampung.

Dekan Fakultas Ushuluddin sampaikan janji kepada ratusan Mahasiswa Psikologi Islam, di halaman Rektorat UIN Lampung.

Bandarlampung (Netizenku): Setelah melakukan aksi selama 4 jam, akhirnya Dekan Fakultas Ushuluddin, UIN Raden Intan Lampung, Arsyad Shobi Kesuma, menemui ratusan massa yang menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Penyelamat Psikologi Islam (AMPPI), sekiranya pada pukul 12.00 WIB.

Dalam pertemuan di halaman Rektorat UIN Lampung itu, Arsyad berjanji akan mengurus segala administrasi terkait akreditasi Program Studi (Prodi) Psikologi Islam. Dan dirinya menjanjikan akan merampungkan utusan itu hingga pada bulan Juni 2018.

\”Kami berjanji pada bulan Juni, akreditasi Psikologi Islam sudah kelar. Dan saya pun akan menandatangani statement saya ini di atas materai, untuk bukti jikalau kemudian hari kami tidak bekerja. Mahasiswa silahkan pantau pekerjaan kami,\” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum ditemui oleh Dekan Fakultas Ushuluddin, Ratusan mahasiswa lakukan unjuk rasa di depan Gedung Dekanat Fakultas Ushuluddin, UIN Raden Intan Lampung pada pagi hari, dimulai pukul 08.00 WIB.

Massa yang tergabung dalam AMPPI itu, menuntut pihak fakultas untuk mengurus akreditasi Prodi Psikologi Islam, yang hingga kini belum memiliki kejelasan.

Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Mansur Efendi mengatakan, Prodi Psikologi Islam yang telah berumur hampir 4 tahun itu, hingga kini minim fasilitas.

\”Tuntutan yang paling penting dalam aksi ini adalah akreditasi yang hingga kini masih belum memiliki kejelasan. Kemudian, sejak tahun 2014 saat saya menjadi angkatan pertama di Prodi ini, fasilitas pendukung perkuliahan masih saja minim, dan tidak ada perubahan yang signifikan,\” kata dia.

Walaupun diguyur oleh gerimis, ratusan massa tersebut tetap antusias untuk menyampaikan aspirasinya. Tampak para mahasiswa kompak mengenakan seragam hitam-hitam.

\”Ini adalah kabar duka untuk Fakultas Ushuluddin. Seragam ini merupakan simbol dari kekecewaan kami, yang setiap harinya harus belajar dengan dikelilingi rasa keresahan,\” tutupnya.(Agis)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:10 WIB

Korpri Lampung Gelar Ramadan Berbagi, 1.101 ASN Terima Bantuan

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:59 WIB

Pemprov Lampung Bahas Capaian IKK untuk Penyusunan LPPD 2025

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:54 WIB

Kabar Duka, Anggota DPRD Lampung Veri Agusli Tutup Usia

Senin, 9 Maret 2026 - 23:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:26 WIB

Pemprov Lampung Siap Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Lampung Barat

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:58 WIB

Pemprov Lampung Imbau Warga Cek Izin Edar dan Kedaluwarsa Pangan

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:54 WIB

Lampung Targetkan Energi Hijau dari Bendungan dan PLTS

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:42 WIB

Distribusi dan Sertifikasi Jadi Tantangan Dapur MBG Lampung

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 154 | Kamis, 12 Maret 2026

Kamis, 12 Mar 2026 - 01:29 WIB

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa

Selasa, 10 Mar 2026 - 21:48 WIB