Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Tasrini (71), warga Rk/Rt 02/04 Tiyuh Gunung Timbul, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), mendapatkan perhatian khusus Suwardi, salah satu kader muda Partai NasDem kabupaten setempat.
Lansia tergolong tidak mampu ini, dibopong dan dibawa langsung berobat ke salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Tulangbawang.
Suwardi mengatakan apa yang dilakukannya merupakan wujud kepedulian terhadap sesama, terlebih hal semacam itu sangat ditekankan partai tempatnya mengabdi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setelah mendapatkan informasi dari media sosial serta pemberitaan teman-teman wartawan, saya langsung terketuk untuk membantu, dan segera berkoordinasi dengan Ketua DPD Garnita Tubaba Tini Joko,” kata dia, Selasa (12/4).
Suwardi menambahkan, sesuai instruksi Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh yang disampaikan Ketua DPW, Herman HN serta DPD Joko Kuncoro, bahwa sekecil apapun kader partai harus bisa berbuat untuk kepentingan masyarakat.
Terpisah, Tini Joko membenarkan bila Suwardi, salah satu kader muda partai memberikan informasi bahwa ada seorang lansia tidak mampu di Tumijajar sangat membutuhkan uluran tangan.
“Saya mendapatkan informasi itu siang tadi dan langsung saya arahkan untuk dibawa ke sini di Rumah Sakit Griya Media Tulangbawang,” ungkapnya.
Dia juga berharap, ibu Tasrini mendapatkan pelayanan yang baik dan bisa segera pulih seperti sedia kala.
Tasrini meninggal dunia
Ajal tak dapat ditolak, setelah sempat mendapatkan perawatan intensif, Tasrini akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (13/4) sekitar pukul 00.05 dini hari.
Kabar tersebut disampaikan Suwardi yang sejak awal bersama Garnita Nasdem Tubaba, membawa lansia tak mampu ini ke Rumah Sakit Griya Medika.
“Kabar duka Ibu Tasrini menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 00.05 dini hari,” ucapnya.
Dia juga menyampaikan duka cita yang dalam atas kepergian salah satu warga miskin Tiyuh Gunung Timbul tersebut, dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Semoga amal ibadah Ibu Tasrini di terima di sisiNya, dan keluarga diberikan kesabaran,” tukasnya.
Sementara itu saat dihubungi putera Tasrini, Solihin (30) menjelaskan bahwa ibunya sakit sudah lebih satu bulan dan tidak mau makan sama sekali.
“Kalau kata mantri tempo hari, ibu saya sakit diperkirakan sakit jantung dan harus segera dibawa ke rumah sakit untuk pengobatan lebih lanjut,” ungkapnya.
Pekerja buruh serabutan ini mengaku pasrah dengan ketetapan Tuhan kepada ibu tercintanya itu.
“Saya juga mohon doanya mas semoga arwah ibu saya tenang dan diampuni segala dosa dan kesalahan, terkhusus saya ucapkan terima kasih kepada pak Suwardi dan Ibu Tini Joko yang telah sudi membantu pengobatan ibu saya,” pungkasnya. (Arie/Leni)








