Sedikitnya 41 Tenaga Kesehatan Diimunisasi Vaksin Covid-19 di Puskesmas Satelit

Redaksi

Kamis, 21 Januari 2021 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas imunisasi melakukan pemeriksaan kesehatan atau skrining bagi tenaga kesehatan yang mengikuti vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Rawat Inap Satelit Tanjung Gading, Kamis (21/1). Foto: Netizenku.com

Petugas imunisasi melakukan pemeriksaan kesehatan atau skrining bagi tenaga kesehatan yang mengikuti vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Rawat Inap Satelit Tanjung Gading, Kamis (21/1). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Puskesmas Rawat Inap Satelit Kelurahan Tanjung Gading, Pahoman, melayani imunisasi vaksin Covid-19 bagi 105 tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas kesehatan di Bandarlampung.

Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Satelit dimulai pada pukul 08.00-12.00 WIB pada Kamis (21/1).

Imunisasi Covid-19 ini merupakan rangkaian tahap pertama vaksinasi yang menyasar kurang lebih 6.280 tenaga kesehatan se-Bandarlampung dan berlangsung mulai Januari-April 2021. Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung telah menerima vaksin Covid-19 merk Sinovac buatan Cina sebanyak 9.624 dosis pada Senin (11/1) lalu, dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Koordinator Imunisasi Puskesmas Rawat Inap Satelit, Eliayati, mengatakan pihaknya menyiapkan 105 vial atau dosis vaksin sekali suntik bagi tenaga kesehatan.

\”Hari ini ada 105 vial vaksin Covid-19 yang disiapkan bagi 105 tenaga kesehatan untuk pemberian pertama. Untuk dosis kedua kita ambil lagi pengajuan untuk vaksinnya,\” kata dia.

Sasaran penerima vaksin Covid-19 sudah teregistrasi dan melakukan pendaftaran ulang lewat aplikasi Peduli Lindungi.

Ada 4 tahapan yang harus dilalui selama imunisasi Covid-19 yaitu Meja 1 Pendaftaran, Meja 2 Skrining, Meja 3 Penyuntikan, Meja 4 Observasi.

Sasaran penerima vaksinasi akan diobservasi selama 30 menit usai penyuntikan untuk mengantisipasi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) seperti demam.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

\”Diobservasi selama 30 menit bila terjadi KIPI kita siapkan UGD. Usai observasi nanti dikasih surat, di dalamnya ada jadwal penyuntikan dosis kedua dengan interval 14 hari setelah hari ini,\” ujar Eliayati.

Namun Eliayati belum mengetahui kebijakan yang akan diambil apabila penyuntikan kedua melebihi waktu 14 hari yang telah ditentukan.

\”Kalau lebih dari 14 hari kita belum tahu tapi untuk imunisasi rutin biasanya intervalnya bisa sampai satu bulan. Tapi karena ini vaksin baru mungkin 14 hari dulu,\” kata dia

Kasubag Tata Usaha Puskesmas Rawat Inap Satelit, Heriyansyah, menyampaikan hingga imunisasi berakhir pada pukul 12.00 WIB tercatat hanya 41 tenaga kesehatan yang mengikuti vaksinasi Covid-19.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Sementara salah satu tenaga kesehatan yang divaksinasi, Yeni Ulina, selaku Dokter Jaga IGD Puskesmas Rawat Inap Satelit mengaku mengikuti imunisasi karena ingin menyukseskan program pemerintah memutus rantai penularan virus corona.

\”Vaksin ini kan membentuk kekebalan tubuh dan masih dalam proses penelitian sehingga belum ada efek samping seperti hoaks-hoaks yang beredar.\”

\”Itu hanya isu-isu mengajak masyarakat untuk tidak vaksinasi padahal sebenarnya tidak (begitu),\” ujar dia. (Josua)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:45 WIB

SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 244 Siswa ke PTN dan Kampus Australia

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

Jihan Nurlela Lantik Mabicab dan Kwarcab Pramuka Mesuji, Dorong Peran Strategis Pemuda

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:47 WIB

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:27 WIB

Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:08 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:45 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong Kolaborasi Hexahelix Demi Guru Lampung Adaptif Digital

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:25 WIB

Bupati Lampung Selatan Dukung Pergantian Kepala BGN, Siap Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:56 WIB

ghofur, Pasir Laut Tidak Direkomendasikan untuk Konstruksi Jalan

Berita Terbaru

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB

Jejak Dadan Cs di MBG Lampung.(Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

Menelisik Jejak Kaki-Tangan Dadan Cs di MBG Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:17 WIB